BERTUAHPOS.COM — Rajjal Bin Unfuwah awalnya termasuk sahabat terdekat Rasulullah SAW. Ia sering duduk bersama Nabi dan para sahabat lainnya dalam majelis ilmu.
Diriwayatkan oleh Saef bin Umar meriwayatkan dari Thulaihah, Ikrimah, hingga Abu Hurairah, Rasulullah SAW suatu hari bersabda saat mereka berkumpul. Sabda itu picu ketakutan mendalam di hati sahabat.
“Sesungguhnya di antara kalian ada seseorang yang gigi gerahamnya di neraka lebih besar dari Gunung Uhud.”
Sahabat saling pandang dengan wajah pucat pasi. Setiap orang khawatir sabda itu ditujukan padanya.
Waktu terus bergulir tanpa ampun. Para sahabat yang hadir saat itu gugur syahid di jalan Allah.
Hingga Rasulullah wafat, hanya dua orang tersisa. Mereka adalah Abu Hurairah dan Rajjal Bin Unfuwah.
Pasca-wafatnya Rasulullah, Yamamah diguncang kemunculan nabi palsu. Musailamah al-Kadzab klaim kenabian dan tipu umat.
Khalifah Abu Bakar gerak cepat utus utusan. Ia pilih Rajjal Bin Unfuwah untuk dakwah dan hentikan Musailamah.
Pemilihan Rajjal bukan tanpa alasan kuat. Sebagai sahabat Rasulullah, ia kuasai ilmu agama secara mendalam.
Harapan besar disematkan padanya. Rajjal diharap sadarkan Musailamah beserta pengikut sesatnya.
Namun, pertemuan dengan Musailamah ubah segalanya. Rajjal malah gabung dan jadi wakil sang penipu.
Ia rela tukar aqidah murni demi godaan. Jabatan tinggi dan kekayaan meluluhkan hati sahabat itu.
Pengkhianatan Rajjal tingkatkan pengaruh Musailamah drastis. Masyarakat awam kaget lihat sahabat Nabi dukung nabi palsu.
Mereka yakini Musailamah benar karena Rajjal. Reputasi sahabat Nabi timpakan legitimasi pada kebohongan.
Abu Bakar lantas perangi keduanya tegas. Pasukan Islam gebah Musailamah dan Rajjal di medan Yamamah.
Keduanya tewas dalam pertempuran sengit itu. Kisah Rajjal jadi pelajaran abadi tentang ujian iman.
Sabda Rasulullah ternyata tepat. Gigi geraham Rajjal di neraka kini lebih besar dari Uhud.
Umat bisa Islam petik hikmah dari tragedi ini. Jaga aqidah tetap teguh meski godaan dunia menggoda.[]









