• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Oktober 6, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Dikalahkan Aceh, Belanda Dibully Dunia Internasional

Romi J. by Romi J.
7 Februari 2021
152
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Pada periode April hingga Mei 1873, Belanda pernah menjadi bahan bully-an media massa barat.

Penyebabnya adalah kekalahan Belanda atas Aceh. Saat itu, Belanda yang dianggap sebagai kekuatan Eropa yang superior telah kalah oleh sebuah negeri di Kepulauan Melayu.

Dikutip dari buku ‘Perang Terlama Belanda, Kisah Perang Aceh 1873-1913’, yang ditulis Nino Oktorino, Pada 22 April 1873, koran London Times menuliskan:

Suatu kejadian yang luar biasa dalam sejarah penjajahan baru sudah terjadi di kepulauan Melayu. Sebuah kekuatan Eropa yang besar telah dikalahkan oleh tentara anak negeri, tentara Kerajaan Aceh. Rakyat Aceh sudah mencapai kemenangan yang menentukan. Musuh mereka bukan saja dikalahkan, tetapi dipaksa lari.

Tak hanya London Times, surat kabar kenamaan di Amerika, The New York Times pada 6 Mei 1873 juga menuliskan:

Suatu pertempuran berdarah terjadi di Aceh. Serangan Belanda ditangkis dengan penyembelihan besar-besaran terhadap tentara Belanda. Panglima Belanda sudah terbunuh dan tentaranya lari lintang pukang. Kekalahan Belanda itu dianggap hebat sekali dan ini terbukti dengan terjadinya debat yang hebat dalam parlemen Belanda di Den Haag, dimana seorang anggota parlemen menyatakan bahwa kekalahan di Aceh ini adalah awal dari kejatuhan kekuasaan Belanda di Dunia Timur.

Penyerangan pertama Belanda ke Aceh pada tahun 1873 memang mengalami kegagalan. 3,000 pasukan ekspedisi bersenjata modern dan lengkap gagal menaklukkan Aceh.

Pimpinan pasukan ekspedisi, Mayor Jenderal Johan Harmen Rudolf Kohler tewas terbunuh oleh penembak dari pasukan Aceh. (bpc4)

Tags: AcehBelandadunia internasional
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Mendagri Tito Karnavian Kunjungi Aceh Tamiang, Serahkan 500 Gerobak Dorong Pascabanjir
Regional

Mendagri Tito Karnavian Kunjungi Aceh Tamiang, Serahkan 500 Gerobak Dorong Pascabanjir

...

Read moreDetails
Pemprov Aceh Minta Kemenhub Usut Tiket Pesawat Mahal Saat Bencana

Pemprov Aceh Minta Kemenhub Usut Tiket Pesawat Mahal Saat Bencana

Gubernur Aceh Desak Pemerintah Lepaskan 250 Ton Beras Thailand yang Disita di Sabang

Gubernur Aceh Desak Pemerintah Lepaskan 250 Ton Beras Thailand yang Disita di Sabang

Warga aceh dianiaya

Soal Warga Aceh yang Dianiaya Hingga Tewas, Panglima TNI Minta Pelaku Dihukum Mati

Delano Diego Heijden, Pemain Feyenoord yang Bakal Dinaturalisasi

Kutang

Asal Usul Nama Kutang di Indonesia

Next Post

Cerita Rakyat Riau: Puteri Kaca Mayang

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.