• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Cerita Rakyat Riau: Puteri Kaca Mayang

Romi J. by Romi J.
7 Februari 2021
Share on FacebookShare on Twitter

“Panglima Jimbam juga tak dapat menutup kekecewaan dan kesedihannya karena gagal menyelamatkan sang puteri”

…

Alkisah, dahulu ada sebuah kerajaan yang kuat di pesisir sungai Siak. Kerajaan itu bernama Gasib, dan dipimpin raja yang berwibawa. San raja mempunyai puteri yang cantik jelita bernama Puteri Kaca Mayang.

Suatu hari, sang puteri dilamar oleh Raja Aceh. Namun, pinangannya ditolak Raja Gasib. Mendapat penolakan, Raja Aceh berang dan menyuruh pasukannya menculik Puteri Kaca Mayang.

Mengetahui sang puteri diculik, panglima Kerajaan Gasib, Panglima Jimbam, kemudian berangkat ke Aceh untuk menyelamatkannya. Berkat kesaktiannya, Panglima Jimbam berhasil menyelamatkan Puteri Kaca Mayang dan kembali ke Gasib.

Sayang, ditengah perjalanan, sang puteri sakit keras hingga akhirnya meninggal dunia. Mayat sang puteri dibawa Panglima Jimbam ke Istana Gasib.

Sang raja yang mengetahui puterinya meninggal dunia tak dapat menahan kesedihannya. Dia menyerahkan tahta ke Panglima Jimbam, dan mengasingkan diri ke Malaka.

Panglima Jimbam juga tak dapat menutup kekecewaan dan kesedihannya karena gagal menyelamatkan sang puteri. Dia kemudian juga meninggalkan Kerajaan Gasib, dan mendirikan kampung baru lebih ke pedalaman.

Kampung tersebut diberi nama Bunga Setangkai, yang kemudian berubah menjadi Senapelan, hingga menjadi Pekanbaru saat ini. (bpc4)

Tags: cerita rakyatCerita rakyat riauPuteri Kaca Mayangriau
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Naik Rp214,7 Miliar, APBD Perubahan Pekanbaru 2026 Jadi Rp3,2 Triliun
Ekonomi

APBDP Riau 2026 Diprioritaskan untuk Utang Tunda Bayar dan Infrastruktur

...

Read moreDetails
Cuaca Riau Hari Ini Sabtu 9 Mei 2026, Cek Selengkapnya

Cuaca Riau Hari Ini, Asap Masih Pekat, 11 Titik Panas Terdeteksi

Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

Plt Gubernur Riau Minta ASN Bekerja Ekstra Tahun Ini “Jangan Ada yang Santai"

Riau Perluas Basis Penerimaan demi Optimalkan Pendapatan Daerah

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Next Post

Bangkai Paus 12 Meter Terdampar di Kepulauan Aru, Maluku

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.