Catatan Sejarah 21 Februari: Mengenang Tan Malaka, Bapak Republik yang Terlupakan

Minggu, 21 Februari 2021 05:00
Catatan Sejarah 21 Februari: Mengenang Tan Malaka, Bapak Republik yang Terlupakan

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Jika Soekarno, Hatta, dan Sutan Sjahrir terkenal karena memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, maka akan ada satu nama yang menginspirasi mereka. Dialah Tan Malaka.

Dari berbagai sumber, Tan Malaka diketahui lahir di Nagari Pandan Gadang, Suliki, Sumatera Barat dengan nama Sutan Ibrahim.

Advertisement

Tan Malaka sudah membuat konsep negara Indonesia bahkan sejak tahun 1925. Tan Malaka menulis buku berjuduk Naar de Republiek Indonesia pada tahun 1925. Buku ini berisikan konsep dasar untuk negara Indonesia.

Buku Tan Malaka tersebutlah yang mengilhami para tokoh pergerakan seperti Soekarno, Hatta, dan Sutan Sjahrir bergerak untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Baca: Catatan Sejarah 27 November: Hari Lahir Abraham Samad, Ketua KPK ke-4

BACA JUGA:  Catatan Sejarah 4 Juli: Pertempuran Hittin, Salahuddin al Ayubbi Kalahkan Lusignan de Guy

Jika Soekarno dan Hatta dikenal sebagai tokoh perjuangan yang sering ditangkap Belanda, tidak demikian halnya dengan Tan Malaka. Perjuangan Tan Malaka dilakukan dengan konferensi internasional, menulis, bahkan berperang. Karena itu, dia menjadi burunan internasional. Tak jarang dia diburu polisi berbagai negara.

Tan Malaka dalam pelarian dan gerakannya mempunyai banyak nama samaran. Dia dikenal sebagai Ong Soong Lee di Hongkong, Ilyas Husein di Indonesia, Hasan Gozali di Singapura, Alisio Rivera di Filipina, dan Ossorio di Shanghai. Dialah tokoh bawah tanah dan penyamaran Indonesia.

Ketika kemerdekaan Indonesia sudah diproklamirkan pada 17 Agustus 1945, Tan Malaka berpikiran jika Soekarno dan tokoh lainya terlalu lembek kepada Belanda. Dia berpikiran jika sudah merdeka, tak perlu ada lagi perundingan dengan pihak Belanda, yang hanya akan menimbulkan kerugian bagi Indonesia.

BACA JUGA:  Catatan Sejarah 27 Februari: Gempa 8,8 SR Guncang Chile, 497 Tewas

Ketidaksetujuan Tan Malaka dengan sikap pemerintah dianggap pembuat onar dan pemberontak oleh Pemerintah Indonesia. Tan Malaka akhirnya diburu, dan berakhir dengan tertembak mati pada 21 Februari 1949 di Pethok, Kediri, Jawa Timur. Tak ada catatan pasti dimana jenazahnya dikuburkan. (bpc4)

Berita Terkini

Jumat, 05 Maret 2021 08:56

Awalnya, Tae-yong Ingin Uji Coba Bersama Klub Luar Negeri

awalnya pelatih timnas Shin Tae-yong menginginkan uji coba timnas U-22 bersama klub luar negeri

Jumat, 05 Maret 2021 07:48

Timnas Sea Games Dipastikan Uji Coba, Indra Sjafri: Jadwalnya Sama

“Jadwalnya akan sama seperti sebelumnya”

Kamis, 04 Maret 2021 22:32

Ada yang Mau Gabung? Partai UKM Buka Pendaftaran Nih

Partai usaha Kecil Menengah (UKM) adalah partai baru yang lahir di tengah pandemi Covid-19.

Kamis, 04 Maret 2021 21:30

Kepala DLHK Riau: Masyarakat Harus Disadarkan Agar Tak Bakar Lahan

“Mengubah habit [kebiasaan] masyarakat yang paling utama harus dilakukan.”

Kamis, 04 Maret 2021 20:56

Pejuang Subuh Riau Bakal Suling dan Baksos di Meranti

Komunitas Pejuang Subuh

Kamis, 04 Maret 2021 20:31

Ratusan Personel Polres Kuansing Divaksin

Sebanyak 580 personel Polres di Kabupaten Kuansing jalani divaksinasi.

Kamis, 04 Maret 2021 19:32

Jalin Kerjasama Pengelolaan Zakat, UIR dan IZI Berkolaborasi

Potensi zakat yang bisa dihimpun dari zakat profesi para dosen sebesar Rp48 juta setahun.

Kamis, 04 Maret 2021 18:30

Guys, Kurang-kurangilah Nonton Video ‘Wikwik’, Ini Penjelasan Secara Ilmiah

Mencari kenikmatan seksual menjadi alasan mengapa seseorang mengakses video dewasa.

Kamis, 04 Maret 2021 17:33

Beyon Hadir dengan Layar Sentuh 10 Inci, Harganya Labih Dikit dari Inova Lah

Mesin bensin turbo tiga silinder 1.0 liter, performa mencapai 99 bhp hingga 118 bhp sebagai dapur pacu mobil ini.