• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

16 Tahun Kasus Munir

Romi J. by Romi J.
7 September 2020
Munir
136
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Munir sangat dikenal sebagai seorang aktivis kemanusiaan dan HAM Indonesia.

Semasa dia hidup, Munir selalu memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan, anti kekerasan, dan menentang otoritarian dan militeristik.

Dilahirkan di Malang pada 8 Desember 1965 lahirkan dengan nama lengkap Munir Said Thalib. Dia kemudian menempuh pendidikan hukum di Universitas Brawijaya.

Namanya semakin melambung kala dia membela aktivis yang menjadi korban penculikan Tim Mawar dari Kopassus.

Sebagai aktivis kemanusiaan, dia sering mendapatkan penghargaan, baik dari dalam maupun luar negeri. Salah satunya adalah penghargaan The Right Livelihood Award, sebuah penghargaan dengan hadiah ratusan juta rupiah.

Namun, aktivis HAM tetap rendah hati, dan selalu menggunakan motor sebagai kendaraan sehari-hari.

7 September 2004, atau 16 tahun yang lalu, Munir dinyatakan meninggal diatas pesawat yang tengah menuju Amsterdam.

Kepolisian Belanda kemudian mengeluarkan laporan mengejutkan, yaitu ditemukan senyawa arsenikum saat otopsi jenazah Munir. Artinya, aktivis kemanusiaan itu sengaja diracun.

Pilot Garuda, Pollycarpus Budihari Priyanto kemudian divonis 14 tahun penjara dengan tuduhan pembunuhan Munir.

Namun, otak pembunuhan tak pernah terungkap. Tim pencari fakta yang dibentuk Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono juga tak pernah mengumumkan temuan mereka ke publik. (bpc4)

Tags: aktivisHAMMunir
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita

Catatan Sejarah 10 Desember: PBB Mengadopsi Deklarasi Hak Asasi Manusia

...

Read moreDetails
hari kelahiran munir

Catatan Sejarah 8 Desember: Mengenang Kelahiran Munir, Aktivis HAM Indonesia

Catatan Sejarah 24 Oktober: Piagam PBB Mulai Berlaku

Negara Vanuatu

Mengenal Vanuatu, Negara Kecil yang ‘Serang’ Indonesia Lewat Kasus HAM Papua

Kimia Farma Jualan Vaksin, Aktivis Kemanusiaan Protes Jokowi

Bagikan Telur 2 Butir untuk Setiap Warga, Mensos Dikritik Aktivis Kemanusiaan

Next Post
Bartomeu

Disebut Messi Ingkar Janji, Bartomeu Pilih Bungkam

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.