• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Puluhan Pekerja Migran Nonprosedural Dideportasi dari Malaysia

Sebanyak 44 PMI nonprosedural dideportasi dari Malaysia ke Dumai. BP3MI Riau pastikan seluruhnya mendapat pendampingan dan layanan kesehatan.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
10 November 2025
Puluhan Pekerja Migran Nonprosedural Dideportasi dari Malaysia

Foto: Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Sebanyak 44 Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural dideportasi dari Malaysia dan tiba di Pelabuhan Internasional Dumai, Sabtu, 9 November 2025 sekitar pukul 16.10 WIB. Dari jumlah tersebut, 36 orang laki-laki dan 8 perempuan, termasuk 3 orang dalam kondisi sakit.

Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau, Fanny Wahyu Kurniawan, menjelaskan bahwa pemulangan dilakukan oleh Pemerintah Malaysia melalui Depot Tahanan Imigrasi (DTI) Kemayan, Pahang, bekerja sama dengan KJRI Johor Bahru dan BP3MI Riau.

“Ke-44 PMI ini berasal dari berbagai daerah, di antaranya Jawa Timur (17 orang), NTB (13 orang), Sumut (3 orang), Aceh (2 orang), Sumbar (2 orang), dan masing-masing satu orang dari Riau, Jateng, NTT, Banten, Sulsel, Jakarta, serta Lampung,” ujar Fanny.

Setibanya di pelabuhan, seluruh PMI langsung menjalani pemeriksaan dokumen oleh Imigrasi Dumai serta pemeriksaan kesehatan awal oleh Balai Kekarantinaan Kesehatan Pelabuhan. Setelah itu, mereka diarahkan ke Rumah Ramah PMI P4MI Dumai untuk pendataan, layanan dasar, serta fasilitasi pemulangan ke daerah asal.

Dari hasil pemeriksaan, tiga PMI dilaporkan sakit dan memerlukan perhatian khusus. Dua di antaranya berasal dari NTB dengan keluhan gatal-gatal kulit parah dan hipertensi, sementara satu orang asal Riau menderita tuberkulosis (TBC).

Fanny menegaskan bahwa negara hadir untuk melindungi seluruh PMI, termasuk mereka yang dalam kondisi rentan atau dideportasi. “Kami tidak hanya menjemput, tetapi juga memulihkan dan memastikan mereka mendapatkan hak dasar. Edukasi terus kami lakukan agar masyarakat tidak tergiur bekerja secara ilegal,” tegasnya.

BP3MI Riau terus menggencarkan sosialisasi bahaya bekerja ke luar negeri secara nonprosedural, mengingat risiko besar yang kerap dialami pekerja ilegal, mulai dari eksploitasi, penahanan, hingga deportasi.***

Tags: Hukum
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?
Hukum Kriminal

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

...

Read moreDetails
Kapolres Bengkalis Beberkan Modus Kurir Sabu 29 Kg: Jaringan Internasional Terendus Lewat Laporan Warga

Polisi Ungkap Jaringan Internasional di Balik Aksi Kejar-kejaran Kurir Sabu di Bengkalis

Izin Pertambangan Rakyat Kuansing Dipercepat, Masyarakat Butuh Solusi Legal Penambang Emas Lokal

Izin Pertambangan Rakyat Kuansing Dipercepat, Masyarakat Butuh Solusi Legal Penambang Emas Lokal

Polisi Sebut Penggeledahan Toko Emas di Kampar Berkaitan dengan PETI

Polisi Sebut Penggeledahan Toko Emas di Kampar Berkaitan dengan PETI

Perkara Dugaan Korupsi Abdul Wahid P21, Ketiga Tersangka Segera Disidangkan

Memori Banding Abdul Wahid Belum Diserahkan ke Pengadilan

Kota Newport Terima $20.000 untuk Lawan Fasilitas Imigrasi

Kota Newport Terima $20.000 untuk Lawan Fasilitas Imigrasi

Next Post
Harga Emas Antam Naik Rp8.000, Kini Tembus Rp2,307 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Rp8.000, Kini Tembus Rp2,307 Juta per Gram

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.