BERTUAHPOS.COM — Upaya penangkapan kurir sabu kali, cukup dramatis. Aksi kejar-kejaran antara tim gabungan Polsek Bantan dan Satresnarkoba Polres Bengkalis terhadap dua orang yang diduga kurir narkotika jaringan internasional, terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Desa Selat Baru, pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Penggerebekan tersebut berhasil menghentikan laju mobil Toyota Yaris putih yang dicurigai mengangkut puluhan kilogram sabu setelah petugas menerima informasi dari warga sekitar. Dari kendaraan itu, polisi mengamankan dua pria berinisial M dan HI serta menggagalkan upaya penyelundupan barang haram dalam jumlah fantastis yang nilainya mencapai miliaran rupiah.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar mengatakan, keberhasilan ini tidak terlepas dari kepedulian warga yang melaporkan pergerakan mencurigakan, yang kemudian dikembangkan tim melalui serangkaian tindakan taktis di lapangan.
“Pengungkapan ini merupakan hasil sinergi dan kolaborasi antara Polsek Bantan dengan Satresnarkoba Polres Bengkalis, yang berawal dari informasi masyarakat dan kemudian dikembangkan hingga berhasil mengamankan para terduga pelaku beserta barang bukti dalam jumlah besar,” ujar Fahrian, Jumat, 14 Agustus 2026.
Penggeledahan menyeluruh terhadap seluruh sudut kendaraan tersebut mengungkap temuan yang mencengangkan, di mana polisi menemukan 29 bungkus besar diduga sabu dengan berat kotor 30,66 kilogram dan berat bersih 28,96 kilogram.
Tak berhenti di situ, petugas juga menyita 122.629 butir ekstasi dengan berbagai varian logo serta 394 cartridge etomidate seberat 985 mililiter netto yang turut diamankan sebagai barang bukti.
“Tak hanya itu, petugas juga menyita tangkapan raksasa berupa 122.629 butir ekstasi senilai miliaran rupiah serta 394 cartridge Etomidate seberat 985 mililiter netto,” jelas Kapolres Fahrian.
Ribuan butir ekstasi tersebut terdiri dari beragam merek populer, mulai dari Minion sebanyak 30.918 butir, Heniken 25.031 butir, Tiktok 24.892 butir, Transformers 17.039 butir, Rolls Royce 10.037 butir, Helo Kitty 5.033 butir, LV 4.855 butir, Mario 3.019 butir, Smile 1.005 butir, hingga Gorila sebanyak 800 butir.
Dari pengakuan kedua kurir yang telah diringkus, tim kepolisian langsung melakukan pengembangan kilat menuju Pelabuhan Roro Air Putih Bengkalis sekitar pukul 10.30 WIB di hari yang sama.
Pergerakan cepat ini berhasil mengamankan dua tersangka lain yang diduga kuat sebagai bagian dari jaringan penerima barang, yakni UA dan TP, yang sedang berada di tengah antrean sepeda motor pelabuhan.
“Hasilnya, dua tersangka lain yang diduga kuat bagian dari jaringan penerima/penerus barang berinisial UA dan TP berhasil diciduk di tengah antrean sepeda motor pelabuhan,” ungkap Fahrian.
Dengan demikian, total empat tersangka kini telah diamankan beserta seluruh barang bukti yang disita dari dua lokasi berbeda dalam operasi beruntun tersebut.
Keempat tersangka beserta barang bukti puluhan kilogram sabu, ratusan ribu butir ekstasi, dan cartridge etomidate kini telah dijebloskan ke Mapolres Bengkalis untuk menjalani proses penyidikan intensif.
Fahrian menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengembangkan kasus ini guna memburu otak pelaku utama yang berada di balik jaringan pengedaran skala besar tersebut.
Pengungkapan ini menjadi pukulan telak bagi jaringan internasional yang mencoba menjadikan Bengkalis sebagai pintu masuk peredaran gelap narkotika di wilayah Riau.
Sebelumnya, Polres Bengkalis juga telah berhasil menggagalkan sejumlah upaya penyelundupan serupa melalui operasi-operasi terpisah di berbagai titik rawan.
“Kami memastikan akan terus memburu sosok otak pelaku utama dan memutus rantai jaringan pengedar narkoba yang mencoba menjadikan Bengkalis sebagai pintu masuk barang haram tersebut,” ujarnya.









