Soal BLT Warga Terdampak COVID-19, Riau Masih Tunggu Data Verifikasi dari BPKP

Senin, 18 Mei 2020 17:55

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Sekretaris Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Riau, Syahrial Abdi mengatakan Pemprov Riau setakat ini masih menunggu data verifikasi penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari BPKP.

Verifikasi data penerima BLT dari BPKP sangat diperlukan agar penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak COVID-19 di Riau itu tepat sasaran dan bisa dipertanggungjawabkan.

“Saat ini, Kadis Sosial Provinsi Riau tengah melakukan verifikasi bersama dengan BPKP. Kemungkinan nanti malam dan besok, berapa jumlah penerima (BLT) sudah bisa diketahui,” ungkapnya, Senin, 18 Mei 2020.

Syahrial belum bisa menyebut berapa angka masyarakat yang akan menerima BLT tersebut karena masih dalam tahapan verifikasi. Namun berapapun jumlahnya, dia mengklaim, Pemprov Riau menyatakan siap untuk menyalurkan bantuan tersebut.

Baca: Perombakan Anggota Pansel BRK, Ahmad Syah: Anggota Pengganti Sedang Diproses

Masalah penyaluran BLT ini sebelumnya juga sempat menjadi fokus Presiden Joko Widodo, di mana hingga kini baru 25% dari total warga penerimaan manfaat yang menerimanya bantuan itu. Jokowi kemudian mendesak agar BLT segera direalisasikan sesegera mungkin.

Syahrial menjelaskan dalam penyaluran, Pemprov Riau sengaja melibatkan tim pendamping, di mana di dalamnya terdiri dari pihak TNI-Polri, Kejaksaan dan BPKP, yang dikoordinasikan oleh Inspektorat Provinsi Riau. Hal ini agar penyaluran bantuan keuangan tersebut bisa tepat sasaran dan bisa dipertanggungjawabkan.

“Jadi terkait dengan data kami lakukan verifikasi bersama BPKP. Besok atau malam nanti data itu sudah bisa serahkan ke Pak Gub untuk ditindaklanjuti penyalurannya. Kami harap ini sesuatu yang diharapkan bisa berjalan dengan baik,” sambungnya.

Diketahui, Pemprov Riau akan menyalurkan BLT sebesar Rp300 ribu kepada keluarga penerima manfaat untuk membantu meringankan beban ekonomi warga Riau terdampak COVID-19.

Bantuan ini dicomot dari APBD Riau melalui realokasi dan refokusing anggaran yang sebelumnya telah dilakukan. Metode penyalurannya, dana itu akan ditransfer ke rekening Pemda dan pendistribusian kepada masyarakat menjadi tanggung jawab Pemda. (bpc3)