BERTUAHPOS — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka sedikit melemah pada sesi pembukaan perdagangan hari ini, Senin, 19 Mei 2025. Setelah dibuka pada level 7.113, IHSG turun moderat sebesar 0,18 persen ke level 7.093 pada pukul 09.06 WIB, berbalik arah dari kenaikan 0,94 persen yang tercatat di penutupan akhir pekan lalu.
Sepanjang sesi pagi hari ini, IHSG sempat mencapai level tertinggi di angka 7.119 di zona hijau dan level terendah di angka 7.086 di zona merah. Sebanyak 273 emiten mengalami penguatan, sementara 186 emiten mengalami pelemahan, dan 501 emiten bergerak stabil.
Lima sektor mengalami penguatan, sementara enam sektor lainnya melemah. Sektor yang mencatatkan penguatan antara lain sektor industri yang naik 0,13 persen ke level 963, sektor konsumer primer naik 0,24 persen menjadi 741, sektor energi menguat signifikan 1,31 persen ke level 2.772, sektor transportasi naik 1,16 persen menjadi 1.266, dan sektor bahan baku meningkat 1,14 persen menjadi 1.294.
Di sisi lain, sektor-sektor yang mengalami pelemahan meliputi infrastruktur yang turun 0,11 persen ke level 1.421, konsumer non-primer yang melemah 0,5 persen menjadi 694, teknologi yang turun 0,26 persen ke level 7.103, keuangan yang turun 0,52 persen menjadi 1.421, kesehatan yang melemah 0,34 persen menjadi 1.445, dan sektor properti yang turun 0,33 persen menjadi 751.
Lima emiten yang tercatat mencatatkan nilai transaksi tertinggi pada pembukaan pagi ini adalah saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) dengan transaksi sebesar Rp169,28 miliar, diikuti oleh saham Bank Mandiri (BMRI) yang tercatat Rp72,75 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp69,61 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp56,96 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang tercatat Rp49 miliar.***








