BERTUAHPOS — Bursa Efek Indonesia (BEI) optimis bahwa jumlah investor saham di Riau akan tumbuh signifikan di tahun 2025.
Kepala Perwakilan BEI Riau, Emon Sulaeman, mengatakan jumlah investor pasar modal di Provinsi Riau melonjak tajam hingga mencapai 57.736 investor per Agustus 2025. Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat Riau untuk berinvestasi setelah sempat menurun pada dua tahun terakhir.
Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) Riau, jumlah investor sempat menyentuh 50.848 orang pada 2022, namun kemudian turun menjadi 35.549 orang pada 2023. Tren penurunan berlanjut di awal 2024 dengan hanya 32.640 investor yang tercatat aktif.
“Peningkatan signifikan pada 2025 ini didorong oleh masifnya kegiatan literasi dan inklusi keuangan di berbagai daerah. Program seperti Yuk Nabung Saham, Go Invest Campus, hingga Sekolah Pasar Modal dinilai efektif memperluas pemahaman masyarakat tentang investasi,” katanya di Pekanbaru, Selasa, 28 Oktober 2025.
Selain itu, kolaborasi antara BEI Riau dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) juga mempercepat pembukaan rekening efek baru. Banyak mahasiswa, ASN, dan pelaku UMKM kini mulai memanfaatkan pasar modal sebagai alternatif investasi jangka panjang.
Peningkatan jumlah investor ini juga tak lepas dari peran media lokal dan komunitas investor daerah yang aktif mengedukasi masyarakat melalui seminar, pelatihan daring, serta konten di media sosial. Tren investasi digital lewat aplikasi online trading turut mempercepat pertumbuhan investor muda.
Menurut pengamat ekonomi Riau, lonjakan ini menunjukkan kesadaran keuangan masyarakat mulai meningkat. “Keterlibatan generasi muda menjadi sinyal positif bagi perekonomian daerah karena dana masyarakat mulai berputar di sektor produktif,” ujarnya.
Dengan capaian tersebut, BEI Riau optimistis jumlah investor bisa menembus 60 ribu orang hingga akhir 2025, seiring meningkatnya kepercayaan publik terhadap stabilitas ekonomi nasional dan potensi pasar modal Indonesia yang kian menarik.***








