• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Rupiah Mungkin “Normal” di Rp16.000 Tahun Depan, Efek Trump Bisa Menyentuh Rp17.000

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
20 Desember 2024
Nilai Tukar Rupiah Langsung Perkasa, Tembus Rp15.800-an dan Pimpin Asia
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Nilai tukar mata uang kita (Rupiah) terpuruk di penghujung tahun 2024. Kembalinya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS), diprediksi membuat situasi semakin kacau—akibat kebijakan proteksionisme dan perang dagang yang mungkin kembali memanas.

Dilansir dari Bloomberg Technoz, Jumat, 20 Desember 2024, nilai tukar rupiah semakin tertekan. Salah satu penyebabnya “badai” pasar keuangan global, dihantui pesimisme atas prospek kebijakan suku bunga global.

Di bawah kepemimpinan Trump, dolar AS diprediksi semakin perkasa. Bukan cuma Rupiah, hampir seluruh mata uang dunia mungkin akan takluk. Menyentuh Rp16.000 per dolar AS, diperkirakan akan menjadi angka “normal baru” — ada kemungkinan rupiah merosot hingga Rp17.000/US$ jika kebijakan proteksionisme dan perang dagang Trump kembali memanas.

Awal tahun 2024, kondisi Rupiah telah melemah 5,48% secara year-to-date terhadap dolar AS. Mata uang kita berada di urutan kelima dalam daftar mata uang asing Asia, terlemah.

Salah satu faktor paling berpengaruh, ekspektasi kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang lebih ketat. Akibatnya, ruang penurunan suku bunga menjadi hanya dua kali pada 2025 nanti.

Imbal hasil (yield) Treasury AS juga melonjak. Likuiditas dari pasar global kian ditarik. Termasuk Indonesia. Di perdagangan terakhir, rupiah ditutup di Rp16.290/US$. Sedikit lagi menyentuh level terendahnya tahun ini, di Rp16.450/US$ pada Juni lalu.

Menurut riset JP Morgan, Indonesia perlu bersiap untuk menghadapi tantangan dari suku bunga global yang tinggi. Ditambah potensi perang dagang AS-Tiongkok yang berpotensi akan kembali panas.

Untungnya, Indonesia masih kuat dari sisi ekonomi domestik. Didukung kontribusi konsumsi rumah tangga lebih dari 50% terhadap PDB. Harapannya, dapat memberikan ketahanan relatif dibanding negara lain.

Sementara itu, Bloomberg Intelligence memperkirakan mata uang Asia akan kembali bergerak ke bawah pada 2025, karena dolar AS semakin menanjak. Trump mungkin akan mengeluarkan kebijakan ketat terhadap impor.

Kondisi ini akan membuat mata uang di kawasan Asia semakin terdesak. Termasuk Rupiah. Bahkan bisa menyentuh ke level psikologis di Rp16.500 per dolar. Titik paling krusial bagi mata uang Merah Putih, di tahun depan.

Analis Forex, Lukman Leong, memperingatkan potensi pelemahan rupiah lebih lanjut hingga Rp17.000 per dolar. Akibat dari berbagai kebijakan Trump yang tak bersahabat, dan berisiko jadi pemicu inflasi global.

Dia menyebut, “Ini bukan hanya masalah rupiah. Semua mata uang lawan dolar AS cenderung melemah.” Cara agar bisa keluar dari kondisi ini, dunia perlu mengurangi ketergantungan terhadap dolar. “Agar mata uang kita tak terus-terus ‘tersandera’,” tegasnya.

Pemerintah Indonesia dalam APBN 2025 mematok asumsi nilai tukar rupiah di Rp16.000/US$ dengan yield surat utang negara tenor 10 tahun di kisaran 7%. Namun, dengan dinamika pasar global yang tidak menentu, tantangan bagi rupiah diperkirakan masih akan terus berlanjut.***

Tags: dolar asfinansialRupiah
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Ketidakpastian The Fed
Ekonomi

Nilai Tukar Rupiah Bangkit Usai Sempat Tertekan di Awal Pekan

...

Read moreDetails
Harga Emas Dunia Hadapi Ujian Berat — Analis Saxo Bank

Harga Emas Dunia Hadapi Ujian Berat — Analis Saxo Bank

Harga Minyak dan Ekspektasi Suku Bunga The Fed Tekan Emas Dunia

Harga Minyak dan Ekspektasi Suku Bunga The Fed Tekan Emas Dunia

Kurs Rupiah Hari Ini Tertekan, Simak Penjelasannya

Kurs Rupiah Hari Ini Tertekan, Simak Penjelasannya

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Ketidakpastian The Fed

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.748 per Dolar AS, Tertekan Sinyal Hawkish The Fed

Serambi 2025 Layanan penukaran uang rupiah untuk idulfitri

BI Rate Agustus 2026 Ditahan 5,75%, Bank Indonesia Buka Peluang Kenaikan ke 6,25% Akhir Tahun

Next Post
BMKG: Sebagian Wilayah Riau Diprediksi Diguyur Hujan Sepanjang Hari

BMKG: Riau Waspada Hujan Disertai Petir

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.