• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Mendagri Larang Daerah Realokasi Dana Pilkada

Romi J. by Romi J.
29 Mei 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melarang daerah melakukan realokasi dana hibah untuk Pilkada 2020. Bahkan, Tito mengancam akan menegur daerah yang melalukan realokasi anggaran pilkada.

“Tidak ada yang boleh realokasi dana pilkada. Kalau ada, kami tegur,” kata Tito, dikutip dari CNN Indonesia, Jumat 29 Mei 2020.

Dilanjutkan Tito, pihaknya ingin agar dana hibah pilkada tidak diganggu gugat. Meskipun di tengah pandemi covid-19, Tito ingin dana hibah tersebut tak dipindahkan penggunaannya.

Sementara itu, KPU daerah saat ini menunggu aturan terbaru untuk penggunaan dana hibah pilkada.

Ketua KPU Kuansing, Irwan Yuhendi mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menunggu aturan terbaru soal penggunaan dana hibah pilkada 2020.

Dijelaskan Irwan, pemerintah daerah (Pemda) Kuansing dan KPU saat pandemi covid-19 tidak menggunakan dana hibah tersebut.

“Dana hibah itu untuk sementara tak dipergunakan. Pemda juga tidak mempergunakannya,” jelas Irwan kepada bertuahpos.com.

KPU Kuansing sendiri mendapatkan dana hibah sebesar Rp29,4 miliar dari Pemda Kuansing. 40 persen sudah disalurkan ke KPU, atau sebesar Rp11,9 miliar.

Lalu, apakah dana hibah tersebut memerlukan regulasi dan Memorandum of Understanding (MoU) baru untuk dipergunakan?

“Itu tergantung regulasi terbaru. Tapi kebutuhan akan banyak, apalagi ada perubahan tahapan akibat pandemi. Tentu ada MoU baru, minimal penyesuaian,” tutup Irwan. (bpc2)

Tags: danahibahKPUPilkada
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Gubernur Riau Tegaskan PSU di Siak Tidak Boleh Lagi Ada Kesalahan dan Cacat Prosedur
Politik

Gubernur Riau Tegaskan PSU di Siak Tidak Boleh Lagi Ada Kesalahan dan Cacat Prosedur

...

Read moreDetails
Kinerja KPU Daerah Lemah, 16 Daerah Tidak Sanggup Biayai PSU

Kinerja KPU Daerah Lemah, 16 Daerah Tidak Sanggup Biayai PSU

Pilkada Kuansing Resmi Digugat ke MK, Ini Dasarnya

Wujudkan Pilkada Damai, Pimpinan Partai Kompak Salam 2 Jari

PILKADA SERENTAK 2024: Apa Hasil Tes Kesehatan 43 Pasangan Calon Kepala Daerah di Riau?

KPU di Daerah Diminta Segera Terbitkan SK Libur untuk Pilkada Serentak 2024

PILKADA SERENTAK 2024: Apa Hasil Tes Kesehatan 43 Pasangan Calon Kepala Daerah di Riau?

Kejari Pekanbaru: Hati-hati untuk Timses Pilkada 2024 yang Sebar Isu Negatif

Next Post

New Normal : Ruang Kelas Harus Atur Jarak dan Sediakan Tempat Cuci Tangan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.