BERTUAHPOS — Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam kembali melemah tajam pada perdagangan Jumat, 6 Februari 2026, turun Rp100.000 ke level Rp2.856.000 per gram.
Penurunan tersebut memperpanjang tren koreksi dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan pemantauan dari Logam Mulia, sehari sebelumnya atau Kamis, 5 Februari 2026, harga emas Antam sudah tergelincir Rp17.000 ke posisi Rp2.956.000 per gram.
Sebelumnya, pada Rabu 4 Februari 2026, harga emas Antam sempat melonjak signifikan. Dalam satu hari, harga tercatat naik Rp129.000 hingga menyentuh level Rp2.973.000 per gram.
Meski mengalami koreksi tajam, secara tahunan logam mulia ini masih mencatatkan kinerja positif. Sepanjang tahun 2026, harga emas Antam tercatat telah naik sekitar 14% dibandingkan posisi awal tahun.
Pada 1 Januari 2026, harga emas Antam masih berada di level Rp 2.488.000 per gram. Kenaikan harga terjadi seiring lonjakan harga emas global sebelum akhirnya mengalami tekanan dalam beberapa hari terakhir.
Adapun rekor harga tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) tercatat pada 29 Januari 2026, ketika harga menembus Rp3.168.000 per gram.
Sejalan dengan harga jual, harga beli kembali atau buyback juga mengalami penurunan tajam. Pada Jumat 6 Februari 2026, harga buyback ambles Rp149.000 ke level Rp2.571.000 per gram.
Antam menetapkan bahwa transaksi buyback emas batangan dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22. Tarif pajak sebesar 1,5% berlaku bagi pemegang NPWP, sedangkan 3 persen dikenakan bagi non-NPWP, sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017.
Untuk pembelian, emas batangan juga dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP. Pajak tersebut dipotong langsung dan setiap transaksi disertai bukti potong resmi.
Berikut daftar harga emas batangan Antam per Jumat, 6 Februari 2026, belum termasuk pajak:
0,5 gram Rp 1.478.000,
1 gram Rp 2.856.000,
2 gram Rp 5.652.000,
5 gram Rp 14.055.000,
10 gram Rp 28.055.000,
***









