BERTUAHPOS.COM — Harga emas dan perak batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kompak melemah pada perdagangan Senin, 14 September 2026.
Emas Antam turun Rp2.000 ke level Rp2.602.000 per gram, sementara perak Antam merosot Rp200 menjadi Rp42.060 per gram. Koreksi ini menandai berlanjutnya volatilitas harga logam mulia di awal pekan.
Koreksi harga emas Antam pada hari ini membalikkan penguatan tipis yang terjadi pada Sabtu, 12 September 2026 sebesar Rp4.000 ke level Rp2.604.000 per gram.
Sebelumnya, pada Jumat, 11 September 2026, harga emas Antam juga ambles Rp25.000 ke level Rp2.600.000 per gram. Dalam tiga hari perdagangan terakhir, harga emas Antam bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah.
Dibandingkan awal tahun, harga emas Antam masih mencatat kenaikan sekitar 4,58%. Pada 1 Januari 2026, harga logam mulia ini berada di posisi Rp2.488.000 per gram.
Kenaikan ini menunjukkan bahwa emas masih menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati sepanjang tahun berjalan.
Namun, harga saat ini masih sekitar 17,8% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) Rp3.168.000 per gram yang tercapai pada 29 Januari 2026.
Artinya, diperlukan kenaikan sekitar Rp566.000 per gram dari posisi saat ini untuk kembali menyentuh level tertinggi tersebut.
Harga buyback emas Antam pada hari yang sama juga terkoreksi Rp2.000 menjadi Rp2.452.000 per gram.
Buyback adalah harga yang ditetapkan Antam saat pemilik emas ingin menjual kembali logam mulianya.
Selisih antara harga jual dan harga buyback menjadi salah satu pertimbangan investor sebelum bertransaksi.
Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 34/PMK.10/2017.
Penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nominal lebih dari Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 1,5% bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3% bagi non-NPWP.
PPh 22 atas transaksi buyback dipangkas langsung dari total nilai buyback yang diterima penjual, sehingga nilai bersih yang diterima akan lebih kecil dari harga buyback yang tertera.
Sementara itu, harga perak Antam pada Senin, 14 September 2026 merosot Rp200 ke level Rp42.060 per gram.
Penurunan ini berbanding terbalik dengan penguatan Rp400 ke level Rp42.260 per gram yang terjadi pada Sabtu, 12 September 2026.
Sebelumnya, pada Jumat, 11 September 2026, harga perak Antam jatuh Rp2.340 ke level Rp41.860 per gram. Fluktuasi ini menunjukkan dinamika pasar logam mulia yang cukup tinggi dalam sepekan terakhir.
Untuk perak murni dengan berat 250 gram, harga dasar dipatok Rp10.915.000, dengan harga termasuk PPN 11% sebesar Rp12.115.650.
Adapun untuk berat 500 gram, harga dasar mencapai Rp21.030.000, dengan harga termasuk PPN 11% dipatok Rp23.343.300. PPN 11% ini merupakan tarif yang berlaku sesuai ketentuan perpajakan di Indonesia.









