• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Bukan Kredit yang Dijamin Asuransi, Ini Syarat dan Ketentuan Kredit UMKM Bisa Diputihkan

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
11 November 2024
Penghapusan kredit UMKM

Bukan Kredit yang Dijamin Asuransi, Ini Syarat dan Ketentuan Kredit UMKM Bisa Diputihkan

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Tidak semua jenis kredit UMKM bisa diputihkan, jika merujuk pada PP Nomor 47 Tahun 2024 yang telah diterbitkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Dengan kata lain, aturan tersebut tetap memberlakukan syarat dan ketentuan khusus agar kredit tersebut bisa dihapuskan.

Dalam Pasal 2 PP Nomor 47 Tahun 2024, dijelaskan bahwa jenis kredit yang bisa dihapus yakni kredit dari bank dan/atau lembaga keuangan non-bank BUMN kepada UMKM, melalui penghapusbukuan dan penghapustagihan piutang macet. Kebijakan penghapusan piutang macet ini berlaku selama enam bulan sejak PP ini diberlakukan.

Kedua, kredit dari pemerintah kepada UMKM, harus melalui penghapusan bersyarat dan penghapusan mutlak piutang negara macet. Sedangkan dalam Pasal 6 disebutkan, bahwa setelah dilakukan hapus buku, penghapustagihan baru dapat dilakukan pada beberapa jenis kredit, yakni:

  • Kredit Program Pemerintah yang Sudah Berakhir: Kredit atau pembiayaan UMKM yang dibiayai dari bank atau lembaga keuangan non-bank BUMN dan programnya sudah selesai saat PP 47/2024 berlaku.
  • Kredit Non-Program Pemerintah: Kredit atau pembiayaan UMKM di luar program pemerintah yang menggunakan dana dari Bank atau lembaga keuangan non-Bank BUMN terkait.
  • Kredit Akibat Bencana Alam: Kredit atau pembiayaan UMKM yang terdampak bencana alam seperti gempa, likuifaksi, atau bencana lainnya yang ditetapkan oleh pemerintah.

Selain itu, piutang yang dapat dihapus harus memenuhi beberapa kriteria, antara lain nilai pokok piutang maksimal Rp500 juta per debitur, sudah dihapusbukukan minimal lima tahun sejak PP ini berlaku, bukan kredit yang dijamin asuransi, dan tidak memiliki agunan atau agunannya tidak bisa dijual.

PP ini juga mencakup penghapusan piutang negara macet yang berasal dari sumber pembiayaan non-perbankan. Penghapusan dilakukan terhadap utang yang disalurkan melalui Badan Layanan Umum untuk penguatan modal UMKM, koperasi, serta utang dari program APBN seperti pinjaman luar negeri dan two step loan.

Penghapusan ini mencakup utang dengan nilai maksimal Rp300 juta untuk perorangan dan Rp500 juta untuk badan usaha.

Selain itu, kredit program untuk beberapa kelompok penerima seperti petani proyek perkebunan dan koperasi listrik pedesaan juga masuk dalam piutang yang dapat dihapuskan, dengan syarat utang berusia minimal 10 tahun dan sudah dilakukan upaya penagihan.***

Tags: Berita UMKMfinansial
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Serambi 2025 Layanan penukaran uang rupiah untuk idulfitri
Ekonomi

BI Rate Agustus 2026 Ditahan 5,75%, Bank Indonesia Buka Peluang Kenaikan ke 6,25% Akhir Tahun

...

Read moreDetails
OJK Riau Edukasi 350 Siswa Demi Generasi Cakap Finansial

OJK Riau Edukasi 350 Siswa Demi Generasi Cakap Finansial

BRI Apresiasi Layanan Pensiunan Demi Jaga Loyalitas Nasabah

BRI Apresiasi Layanan Pensiunan Demi Jaga Loyalitas Nasabah

Dana TKD Riau Tersalur Rp9,39 Triliun, Turun 15,51 Persen

Dana TKD Riau Tersalur Rp9,39 Triliun, Turun 15,51 Persen

DJPb Catat Realisasi Pendapatan Daerah di Riau Melonjak hingga 31 Persen

DJPb Catat Realisasi Pendapatan Daerah di Riau Melonjak hingga 31 Persen

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Ketidakpastian The Fed

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Ketidakpastian The Fed

Next Post
Indeks Keyakinan Konsumen Terhadap Ekonomi Menurun, Meski Berada di Zona Optimis

Indeks Keyakinan Konsumen Terhadap Ekonomi Menurun, Meski Berada di Zona Optimis

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.