• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 9, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Belum Ada Kejelasan Angka Pasti, BPKAD Riau Sebut Rp50 M untuk Vaksin Corona Hanya Anggaran Antisipasi

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
31 Desember 2020
vaksin covid-19 tak bisa diandalkan

Ilustrasi. (net)

107
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Pemerintah Provinsi Riau menyiapkan setidaknya Rp50 miliar untuk persiapan pengadaan Vaksin Sinovac. Anggaran itu sengaja disiapkan dalam Belanja Tak Terduga di APBD Riau 2021.

Pemerintah meyakini Riau dapat jatah untuk vaksinasi. Namun jumlah pastinya masih belum diketahui. “Yang jelas, berapapun anggaran yang dibutuhkan untuk vaksin akan disediakan pemerintah,” kata Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Riau Indra.

Dia mengatakan anggaran sebesar  Rp50 miliar sebagai anggaran antisipasi. Intinya tugas paling utama bagaimana vaksinasi bisa terdistribusi dengan baik kepada masyarakat, lalu penyimpanan dan pengamanan. 

Hingga kini, daerah masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait pendistribusian vaksin sebelum vaksinasi. Dinas Kesehatan Provinsi Riau yang nantinya akan mengkoordinir untuk penerimaan vaksin, dan pihaknya menyiapkan anggaran. 

Belum ada kepastian kapan dan berapa banyak vaksin itu akan didistribusikan ke daerah. Termasuk berapa besar anggaran pasti yang harus disiapkan daerah. Namun menyediakan sebesar Rp50 miliar dari APBD, sudah dianggap langkah antisipasi yang benar.

Skema penganggaran ini, kata Indra, tidak hanya dilakukan oleh Pemprov Riau semata, tapi juga diikuti oleh pemerintah kabupaten/kota se Riau.

Daftar 6 kelompok prioritas tersebut:

  • Kelompok garda terdepan: Petugas medis, paramedis contact tracing, TNI/Polri, dan aparat hukum. 
  • Tokoh agama/masyarakat, perangkat daerah (kecamatan, desa,RT/RW), dan sebagian pelaku ekonomi. 
  • Guru/tenaga pendidik dari PAUD/TK, SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi. 
  • Aparatur pemerintah (pusat, daerah, dan legislatif). 
  • Peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI). 
  • Masyarakat dan pelaku perekonomian lainnya.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Riau dokter Indra Yovi mengatakan ada enam kelompok prioritas penerima vaksin. Hal ini sesuai dengan Sesuai dengan keputusan Menteri Kesehatan.

“Sesuai dengan keputusan Menkes, masyarakat akan menerima SMS pengingat vaksin, dan akan ada pelaksanaan teknis pembagian vaksin, saat ini sedang digodok Diskes bagaimana alur dan teknisnya,” tambah Yovi.

Vaksin yang akan diterima, pihaknya juga belum mendapatkan informasi pasti, kapan akan dikirimkan. Jika telah layak digunakan vaksin tersebut baru dikirim ke Riau, dan akan disebar ke Kabupaten Kota. 

“Jumlah vaksin yang disediakan belum bisa dipastikan, berapa yang disiapkan untuk Riau, keputusan berdasarkan jumlah vaksin yang didapatkan,” sebutnya..

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan ada enam jenis vaksin untuk pelaksanaan vaksinasi virus corona di Indonesia. Penetapan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor H.K.01.07/Menekes.9860/2020 tentang Penetapan Jenis Vaksin untuk Pelaksanaan Vaksinasi Corona Virus Disease 2019.

Enam jenis vaksin yang akan digunakan untuk vaksinasi yakni yang diproduksi oleh, PT Bio Farma (Persero), AstraZeneca, China National Pharmaceutical, Group Corporation (Sinopharm), Moderna, Pfizer/BioNTech, dan Sinovac Biotech ltd. (bpc2)

Tags: anggaran vaksinAPBD riauApbd vaksinbpkad riaudana vaksinkelompok penerima vaksinvaksinVaksin Coronavaksin sinovac
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

APBD Perubahan 2026 Tunggu Evaluasi Kemendagri
Regional

APBD Perubahan 2026 Tunggu Evaluasi Kemendagri

...

Read moreDetails
Ini Kata Sekdaprov Riau Setelah Diperiksa KPK, APBD Riau 2026. Koperasi Merah Putih

Pemprov Riau Akan Pertahankan Program Ini di APBD 2026

Menkes Ungkap Efek Samping Vaksin AstraZeneca — Pemicu Penyakit Langka

Menkes Ungkap Efek Samping Vaksin AstraZeneca — Pemicu Penyakit Langka

renovasi venue eks pon riau 2012

Renovasi Venue Eks PON Riau 2012 Kucurkan Anggaran Hingga Rp12 Miliar, Sudah Gimana Progresnya?

Kedaruratan Covid-19 Belum Berakhir, Ahli Epidemilogi Himbau Masyarakat Untuk Lengkapi Vaksin Dan Trus Lakukan Prokes

Dinkes Pekanbaru: Vaksin Meningitis tidak Tersedia di Puskesmas 

Next Post
dana bagi hasil sawit dbh

Pemuka Masyarakat Riau Minta Syamsuar Lebih Aktif Perjuangkan DBH Sawit

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.