BERTUAHPOS.COM — Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) peternakan di Riau tengah disiapkan sebagai pemasok resmi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Riau memperkuat dukungan agar produk lokal mampu memenuhi kebutuhan pangan nasional.
“Kami ingin pelaku UMKM peternakan di Riau memiliki kesempatan menjadi pemasok resmi kebutuhan pangan asal hewan untuk Program Makan Bergizi Gratis,” kata Kepala DPKH Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir di Pekanbaru, Selasa, 29 Juni 2026.
Menurutnya, ada 3 fokus utama yang tengah digarap. Pertama, membuka akses bagi UMKM peternakan untuk masuk dalam rantai pasok resmi. Kedua, DPKH melakukan pendataan menyeluruh terhadap seluruh pelaku usaha peternakan di wilayah Riau.
Pendataan itu akan menjadi dasar penyusunan program pembinaan dan pendampingan. Ketiga, seluruh produk wajib memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).
Mimi menekankan aspek kualitas menjadi perhatian utama yang tidak bisa ditawar.
“Produk yang dipasok harus memenuhi aspek higiene, sanitasi, memiliki sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV), serta sertifikat halal agar keamanan konsumsinya benar-benar terjamin,” jelasnya.
Setiap unit usaha peternakan didorong segera mengurus NKV sebagai bukti pemenuhan syarat higiene. Sertifikasi halal juga menjadi prasyarat mutlak demi memberikan jaminan keamanan bagi penerima manfaat.
Program ini diharapkan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah. Pasar yang lebih luas akan terbuka bagi produk-produk peternakan lokal.
Sebagai tindak lanjut, DPKH akan segera mengirimkan surat resmi kepada pihak terkait. Surat itu menjadi dasar koordinasi dan pendataan calon pemasok dari kalangan UMKM peternakan.
“Kami mendukung penuh langkah ini. Selain memastikan kebutuhan pangan asal hewan untuk Program MBG terpenuhi, kami juga ingin program ini memberikan manfaat ekonomi bagi UMKM peternakan lokal di Provinsi Riau,” kata Mimi.









