• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Fokus Percepat Pertumbuhan Ekonomi untuk Dongkrak Penerimaan Pajak 2026

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa targetkan penerimaan pajak Rp2.357,71 triliun di RAPBN 2026. Strategi utama adalah percepatan pertumbuhan ekonomi dan reformasi perpajakan.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
10 September 2025
Fokus Percepat Pertumbuhan Ekonomi untuk Dongkrak Penerimaan Pajak 2026

Fokus Percepat Pertumbuhan Ekonomi untuk Dongkrak Penerimaan Pajak 2026 | Foto: dibuat dengan AI.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS – Pemerintah lewat Menteri Keuangan baru, mengedepankan strategi pertumbuhan ekonomi untuk memaksimalkan penerimaan penerimaan pajak di RAPBN 2026.

Semakin tinggi laju pertumbuhan ekonomi, maka semakin besar pula tambahan penerimaan negara dari sektor pajak. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, setelah dia dilantik pada 8 September kemarin.

“Untuk meningkatkan tax, ya kita percepat pertumbuhan ekonominya,” kata Purbaya.

Pemerintah optimistis target penerimaan pajak tahun depan dapat tercapai lewat cara ini. Penguatan aktivitas ekonomi, dipercaya akan memperluas basis dari penerimaan pajak.

Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026, target penerimaan pajak ditetapkan sebesar Rp2.357,71 triliun. Angka ini naik 13,51% dibandingkan target dalam APBN 2025 yang mencapai Rp2.076,9 triliun.

Kontribusi terbesar tetap berasal dari Pajak Penghasilan (PPh) yang ditargetkan Rp1.209,36 triliun pada 2026. Jumlah tersebut meningkat dari target tahun 2025 sebesar Rp1.051,65 triliun.

Sementara itu, setoran dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) ditargetkan mencapai Rp995,27 triliun. Realisasi ini lebih tinggi dibandingkan target 2025 yang sebesar Rp890,94 triliun.

Berbeda dengan dua komponen utama tersebut, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) justru turun. Target PBB pada 2026 sebesar Rp26,13 triliun, lebih rendah dari target tahun 2025 yang mencapai Rp30,08 triliun.

Adapun penerimaan dari kelompok pajak lainnya naik signifikan menjadi Rp126,93 triliun pada 2026. Padahal pada 2025 targetnya hanya Rp104,23 triliun, sementara di tahun 2024 dan 2023 masing-masing Rp8,74 triliun dan Rp9,72 triliun.

Purbaya menegaskan, arah kebijakan fiskal pemerintah akan menekankan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, peningkatan penerimaan pajak, dan keberlanjutan fiskal. Ia menambahkan, reformasi perpajakan akan terus diperkuat untuk memperluas basis pajak dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak.***

Tags: keuanganPajakpemerintahan
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Naik Rp214,7 Miliar, APBD Perubahan Pekanbaru 2026 Jadi Rp3,2 Triliun
Ekonomi

APBDP Riau 2026 Diprioritaskan untuk Utang Tunda Bayar dan Infrastruktur

...

Read moreDetails
APBD Perubahan 2026 Tunggu Evaluasi Kemendagri

APBD Perubahan 2026 Tunggu Evaluasi Kemendagri

Petugas Disulitkan dengan Kendala Ini saat Atasi Karhutla Kerumutan

Petugas Disulitkan dengan Kendala Ini saat Atasi Karhutla Kerumutan

Pemprov Riau Perkuat Upaya Pengendalian Karhutla di Kerumutan

Pemprov Riau Perkuat Upaya Pengendalian Karhutla di Kerumutan

Berikut Ini Tantangan Utama Riau dalam Pengelolaan Hutan Berbasis Ekonomi Kerakyatan

OJK Kembangkan Asuransi Karbon untuk Perkuat Pasar Karbon Nasional

PPh 22 Marketplace Ditunda, Ini Alasan Purbaya

PPh 22 Marketplace Ditunda, Ini Alasan Purbaya

Next Post
Harga CPO Turun Akibat Tekanan Harga Minyak Kedelai, Simak Penjelasannya

Harga CPO Turun Akibat Tekanan Harga Minyak Kedelai, Simak Penjelasannya

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.