• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Prediksi Permintaan Minyak Dunia 2026 Direvisi, Ini Alasan OPEC

Reni by Reni
12 Juni 2026
Prediksi Permintaan Minyak Dunia 2026 Direvisi, Ini Alasan OPEC

Foto: Ilustrasi / AI

163
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — OPEC merevisi prediksi permintaan minyak dunia untuk tahun 2026 dengan memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan menjadi 970.000 barel per hari, turun dari perkiraan sebelumnya sebesar 1,17 juta barel per hari.

Revisi ini merupakan penurunan kedua secara berturut-turut dalam laporan bulanan OPEC, yang dipengaruhi oleh kondisi geopolitik di Timur Tengah.

Kendari demikian, OPEC justru optimistis bahwa proyeksi pertumbuhan permintaan minyak untuk 2027 menjadi 1,73 juta barel per hari, naik 190.000 barel dari perkiraan sebelumnya.

OPEC menilai konsumsi minyak global akan kembali pulih pada periode mendatang. Seperti dikutip Reuters, OPEC menyebut konsumsi akan pulih kembali pada periode berikutnya dan justru menaikkan proyeksi pertumbuhan permintaan untuk 2027.

Dampak perang Iran terhadap konsumsi minyak dinilai OPEC tidak separah perkiraan lembaga lain. Badan Informasi Energi AS (EIA) dan Badan Energi Internasional (IEA) memproyeksikan permintaan minyak justru akan menurun tahun ini akibat konflik tersebut.

Perang yang terjadi telah menutup Selat Hormuz secara efektif. Selat ini merupakan salah satu jalur distribusi minyak terpenting di dunia, dan penutupannya membatasi jutaan barel produksi minyak dari Timur Tengah.

OPEC menegaskan fundamental ekonomi global masih cukup kuat di tengah gejolak ini. “Performa ekonomi global pada paruh pertama 2026 tetap tangguh, meskipun ketegangan geopolitik berlanjut,” kata OPEC dalam laporan itu.

Di sisi produksi, OPEC+ yang beranggotakan OPEC dan sekutu seperti Rusia mengalami kendala besar. Kelompok ini sebelumnya sepakat melanjutkan kenaikan produksi sejak April, namun penutupan Hormuz membuat rencana tersebut tidak dapat direalisasikan.

Laporan tersebut mencatat produksi minyak justru kembali turun pada Mei. Rata-rata produksi minyak mentah OPEC+ tercatat sebesar 33,13 juta barel per hari, turun 190.000 barel dibandingkan April.

Iran menjadi negara dengan penurunan produksi terbesar dalam kelompok tersebut. Ekspor minyak Iran anjlok tajam akibat blokade yang diberlakukan Amerika Serikat, sebagaimana terlihat dari data pergerakan kapal tanker.

Perubahan komposisi anggota juga turut memengaruhi angka produksi bulan Mei. Angka tersebut mencakup Uni Emirat Arab, yang resmi keluar dari OPEC dan OPEC+ sejak 1 Mei 2026.

Tags: energiminyakOPEC
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Reni

Reni

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Proyek Mangkrak PLTU Koto Ringin di Siak Diusulkan Jadi Pembangkit Hijau
Lingkungan

Proyek Mangkrak PLTU Koto Ringin di Siak Diusulkan Jadi Pembangkit Hijau

...

Read moreDetails
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Ancaman Serius bagi Daya Beli Kelas Menengah

Antrean SPBU di Sumatera Dipicu Lonjakan Konsumsi BBM Subsidi, Apa Solusi Pemerintah?

Harga Minyak Dunia Meroket Setelah AS-Iran Memanas Lagi soal Selat Hormuz

Harga Minyak Dunia Meroket Setelah AS-Iran Memanas Lagi soal Selat Hormuz

Info Tarif Listrik PLN, Pemerintah Jaga Daya Beli dan Stabilitas Usaha

Info Tarif Listrik PLN, Pemerintah Jaga Daya Beli dan Stabilitas Usaha

Realisasi Lifting Migas di Angka 99% Meski Bukan Jadi Ukuran Kinerja

Arab Saudi Kaji Pipa Minyak ke Laut Merah Lepas dari Selat Hormuz

Ini Dukungan Pemprov Riau soal Target 622 Sumur Migas Baru

Ini Dukungan Pemprov Riau soal Target 622 Sumur Migas Baru

Next Post
Seorang Wanita Diduga Hamil Muda Ditemukan Tak Bernyawa di TWA Dumai

Seorang Wanita Diduga Hamil Muda Ditemukan Tak Bernyawa di TWA Dumai

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.