• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Antrean SPBU di Sumatera Dipicu Lonjakan Konsumsi BBM Subsidi, Apa Solusi Pemerintah?

Pedrianto by Pedrianto
17 Juli 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Ancaman Serius bagi Daya Beli Kelas Menengah

Foto: Ilustrasi / AI

152
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Lonjakan konsumsi BBM bersubsidi terjadi setelah kenaikan harga BBM nonsubsidi, sehingga memicu peralihan massal konsumen ke Pertalite dan Biosolar. PT Pertamina Patra Niaga menambah armada distribusi dan memperpanjang jam operasional SPBU untuk mengatasi antrean yang meluas di sejumlah wilayah.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Yuliot Tanjung memastikan stok BBM nasional dalam kondisi aman. Pemerintah kini memfokuskan evaluasi pada percepatan distribusi dari terminal terpadu menuju SPBU yang mengalami lonjakan permintaan.

“Dari Kementerian ESDM sudah minta Kepala BPH Migas untuk melakukan pengecekan bersama PT Pertamina,” ujar Yuliot di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026.

Konsumsi Pertalite sepanjang Juli 2026 meningkat 9,4 persen menjadi 7.129 kiloliter per hari dibandingkan rerata normal. Sementara itu, konsumsi Biosolar melonjak hampir 13,9 persen pada periode yang sama.

Sebaliknya, konsumsi Pertamax Series turun sekitar 18 persen dan Dex Series menyusut 6,4 persen. Komposisi BBM bersubsidi dalam konsumsi bensin nasional kini mencapai 80 persen, naik dari sebelumnya 75 persen.

Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Taufik Aditiyawarman mengakui antrean dan panic buying terjadi di beberapa wilayah. Lonjakan permintaan di Sumatera tidak segera diimbangi percepatan distribusi ke SPBU.

“Pada beberapa waktu terakhir masih terjadi antrean dan pembelian secara berlebihan atau panic buying di beberapa wilayah di Sumatra secara umum, yang juga dipengaruhi oleh kenaikan ataupun shifting dari konsumsi BBM kepada BBM bersubsidi, yaitu Pertalite dan Solar,” kata Taufik.

Pertamina Patra Niaga telah menambah armada distribusi, memperpanjang jam operasional SPBU, dan meningkatkan frekuensi penyaluran dari terminal BBM. Perseroan juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Forkopimda untuk mempercepat normalisasi distribusi.

“Kami menambah armada, menambah driver, memperpanjang jam operasi SPBU, kemudian pengiriman dari depot ke SPBU juga kami percepat,” ujar Taufik.

Taufik menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan akibat antrean. Perusahaan berkomitmen menjaga kelancaran pasokan BBM bersubsidi di seluruh wilayah yang terdampak lonjakan konsumsi.

Tags: ekonomienerginasional
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Pedrianto

Pedrianto


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke eMail: redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma
Nasional

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

...

Read moreDetails
Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Ekonomi di Tengah Tekanan Lingkungan

Ekonomi di Tengah Tekanan Lingkungan

Next Post
Ibu, Gambaran Pengorbanan yang Wajib Disyukuri

Ibu, Gambaran Pengorbanan yang Wajib Disyukuri

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.