BERTUAHPOS.COM — Kerja sama Riau – Jatim (Jawa Timur) membukukan transaksi Rp775 miliar dalam Misi Dagang dan Investasi.
Kesepakatan itu ditandatangani oleh kedua belah pihak di Pekanbaru, Rabu, 8 Juli 2026. Komoditas perkebunan, pangan, peternakan, dan perikanan menjadi tulang punggung perdagangan kedua provinsi.
Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi mengatakan, kerja sama ini dibangun atas prinsip kesetaraan.
Dia menyebut, Riau tidak ingin sekadar menjadi pasar, tetapi juga ingin menjadi mitra dagang yang saling menguntungkan.
“Melalui kerja sama ini ada yang dijual dan ada yang dibeli. Kami ingin ini menjadi peluang bagi UMKM agar bisa naik kelas,” kata Syahrial, kepada Bertuahpos, Kamis, 9 Juli 2026.
Bagi Pemprov Riau, Jatim merupakan salah satu pusat industri pengolahan dan pangan terbesar di Indonesia.
Sedangkan Riau, unggul di sektor bahan baku seperti hasil perkebunan sawit, kelapa, sagu, pulp dan kertas, serta didukung posisi strategis di tepi Selat Malaka.
“Kerja sama ini dampaknya bukan hanya perdagangan antardaerah, tetapi juga dapat memperkuat rantai pasok nasional,” ujarnya.
Dalam rangkaian misi dagang tersebut, kedua provinsi menandatangani 11 perjanjian kerja sama.
Cakupannya meliputi sektor perdagangan, peternakan, pertanian, perkebunan, perikanan, kehutanan, UMKM, investasi, hingga organisasi pengusaha perempuan.









