• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Faktor El Nino Angkat Harga CPO, Kontrak November Tembus RM4.978 per Ton

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
8 September 2026
Harga CPO Berpotensi Menguat Pekan Ini, Simak Penjelasan Selengkapnya. Rencana Pemprov Riau Berlakukan Pajak Rp1.700 per Batang Sawit Dikritik, Disebut Diskriminatif dan Sulit Diterapkan

Kebun kelapa sawit Indonesia | Foto: Ilustrasi / Canva Pro.

149
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) pada Bursa Malaysia Derivatives ditutup menguat pada Senin (7/9/2026). Penguatan ditopang oleh kenaikan harga minyak mentah global serta reli kontrak palm olein di Dalian Commodity Exchange (DCE) China.

Senior Analyst Fastmarkets Palm Oil Analytics, Dr Sathia Varqa, menjelaskan bahwa ekspektasi risiko produksi turut menjadi pendorong utama. Kondisi cuaca musiman dan fenomena El Niño dinilai berpotensi menekan pasokan dalam waktu dekat.

“Faktor-faktor ini mengangkat kontrak acuan November ke penutupan tertinggi kedua tahun ini,” ujarnya, dikutip dari Bernama, Selasa (8/9/2026).

Selain risiko produksi, optimisme terhadap permintaan dari India juga memberikan sentimen positif bagi pergerakan harga CPO. Kombinasi faktor eksternal dan fundamental ini membuat kontrak berjangka bergerak naik hampir di seluruh tenor.

Pada penutupan perdagangan, kontrak September 2026 tercatat naik RM90 ke level RM4.698 per ton. Kenaikan ini menjadi yang terbesar di antara seluruh kontrak aktif.

Kontrak Oktober 2026 menguat RM41 ke posisi RM4.816 per ton. Sementara itu, kontrak November 2026 sebagai acuan utama naik RM49 ke RM4.978 per ton.

Untuk kontrak Desember 2026, harganya bertambah RM56 menjadi RM5.110 per ton. Ini menandai pergerakan di atas level psikologis RM5.000 untuk kontrak bulan lanjutan.

Kontrak Januari 2027 juga ikut menguat sebesar RM67 ke RM5.294 per ton. Adapun kontrak Februari 2027 mencatat kenaikan tertinggi kedua, yaitu RM73 ke RM5.347 per ton.

Di sisi lain, volume perdagangan justru menyusut. Total transaksi tercatat 91.019 lot, lebih rendah dibandingkan 116.950 lot pada Jumat pekan lalu.

Kendati volume menurun, open interest justru bertambah dari 334.025 kontrak menjadi 337.392 kontrak. Peningkatan ini mengindikasikan pelaku pasar tetap menahan posisinya di tengah tren kenaikan harga.

Untuk harga fisik, CPO September South tercatat naik RM30 ke level RM4.700 per ton. Kenaikan ini sejalan dengan pergerakan kontrak berjangka bulan terdekat.

Sathia Varqa menambahkan bahwa kombinasi sentimen produksi dan permintaan masih akan menjadi penentu arah harga CPO ke depan. Pelaku pasar akan terus memantau perkembangan cuaca dan kebijakan impor India.

Dengan penutupan ini, kontrak November berhasil mencatat posisi tertinggi kedua sepanjang tahun berjalan. Kondisi tersebut menegaskan bahwa reli CPO masih memiliki ruang untuk berlanjut.

Tags: Bursa Malaysia DerivativesCPO November 2026el ninoFastmarketsharga CPOMinyak Sawit MentahPalm Olein DCEPermintaan India
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Harga CPO Ditutup Melemah, Tertekan Lonjakan Stok dan Pasar Minyak Nabati
Ekonomi

Harga CPO Ditutup Melemah, Tertekan Lonjakan Stok dan Pasar Minyak Nabati

...

Read moreDetails
Petani sawit di Kota Dumai, Riau, sedang melansir TBS untuk dijual ke perusahaan | Foto: Bertuahpos / Melba Ferry Fadly.

Ekspor Sawit Satu Pintu Mulai 2027, Industri Sawit Berpotensi Hadapi Tekanan Berlapis

Harga Kontrak CPO Malaysia Kompak Turun, Berikut Proyeksi Harga Pekan Ini

Harga Kontrak CPO Malaysia Kompak Turun, Berikut Proyeksi Harga Pekan Ini

BMKG Riau Ingatkan Waspada Banjir dan Longsor Musim Hujan

BMKG Riau Ingatkan Waspada Banjir dan Longsor Musim Hujan

Krisis Air Terparah, Sri Lanka Siapkan Rencana Olah Air Laut

Krisis Air Terparah, Sri Lanka Siapkan Rencana Olah Air Laut

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Next Post
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Jumat 1 Mei 2026, Cek Selengkapnya

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp10.000, Buyback Ikut Terpangkas ke Rp2.480.000

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.