BERTUAHPOS.COM — Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kembali melemah pada Selasa (8/9/2026). Mengacu pada laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam hari ini turun Rp10.000 ke level Rp2.627.000 per gram.
Penurunan ini melanjutkan tren negatif yang sudah terjadi sejak akhir pekan lalu. Pada Senin (7/9/2026), harga emas Antam sempat terkoreksi Rp3.000 ke posisi Rp2.637.000 per gram.
Sebelumnya, pada Sabtu (5/9/2026), harga emas Antam justru ambles lebih dalam, yakni Rp30.000 ke level Rp2.640.000 per gram. Dengan demikian, koreksi tiga hari beruntun mencapai Rp43.000 per gram.
Meski sedang tertekan, posisi harga emas Antam saat ini masih berada sekitar 17,07% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa. Adapun ATH emas Antam tercatat sebesar Rp3.168.000 per gram pada 29 Januari 2026.
Dibandingkan awal tahun, harga emas Antam justru masih menunjukkan kenaikan. Pada 1 Januari 2026, harga emas Antam berada di level Rp2.488.000 per gram sehingga kenaikannya hingga kini sekitar 5,58%.
Sementara itu, harga beli kembali atau buyback emas Antam turut melemah pada perdagangan hari ini. Buyback tercatat turun Rp10.000 menjadi Rp2.480.000 per gram.
Selisih antara harga jual dan buyback emas Antam saat ini mencapai Rp147.000 per gram. Angka ini penting dicermati investor yang ingin menjual kembali emasnya ke Antam.
Bagi konsumen yang melakukan transaksi pembelian emas batangan, harga jual dikenakan potongan pajak. Ketentuan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017.
Sementara untuk penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan atau PPh 22. Besarannya 1,5% bagi pemegang NPWP dan 3% bagi yang tidak memiliki NPWP.
PPh 22 tersebut dipotong langsung dari total nilai buyback yang diterima konsumen. Dengan begitu, nilai yang dibayarkan Antam kepada penjual emas sudah memperhitungkan pajak tersebut.
Pergerakan harga emas Antam ini sejalan dengan dinamika harga emas dunia yang masih dibayangi tekanan. Investor domestik perlu mencermati arah tren global sebelum mengambil keputusan investasi emas batangan.









