• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Harga Cabai Naik Picu Lonjakan IPH di 17 Provinsi, Bengkulu dan DKI Jakarta Tertinggi

Pedrianto by Pedrianto
26 Mei 2026
Kementan mendapat alokasi Rp89 triliun dari Rp200 triliun dana pemerintah yang ditempatkan di Himbara. Dana ini diharapkan memperkuat sektor pertanian dan menjadikan Indonesia super power pangan. Harga Cabai Naik Picu Lonjakan IPH di 17 Provinsi, Bengkulu dan DKI Jakarta Tertinggi

Seorang petani cabai sedang melakukan panen di Kelurahan Air Hitam, Pekanbaru | Foto: Bertuahpos / Melba Ferry Fadly.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Naiknya harga cabai dianggap salah satu pemicu utama kenaikan Indeks Perkembangan Harga atau IPH di 17 provinsi pada minggu ketiga Mei 2026. Sementara itu, 21 provinsi lainnya justru mencatat penurunan IPH dibandingkan periode sebelumnya.

Hal ini disampaikan oleh Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, dalam rapat secara virtual, Selasa, 26 Mei 2026. “Komoditas penyumbang andil kenaikan IPH di 17 provinsi tersebut didominasi oleh cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah,” ujarnya.

Provinsi Bengkulu mencatat kenaikan IPH tertinggi sebesar 1,89 persen dengan komoditas penyumbang utama yakni cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah. DKI Jakarta menyusul di posisi kedua dengan kenaikan IPH sebesar 1,66 persen, didorong oleh jeruk, cabai merah, dan mi kering instan.

Kenaikan IPH juga terjadi di Jawa Timur sebesar 0,91 persen dengan komoditas penyumbang cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah.

“Provinsi Sumatera Utara mengalami kenaikan IPH 0,90 persen dengan komoditas penyumbangnya cabai merah, bawang merah, dan minyak goreng,” ungkap Pudji dalam Rakor Pengendalian Inflasi yang disiarkan melalui YouTube Kemendagri, Senin, 25 Mei 2026.

Secara nasional, jumlah kabupaten dan kota yang mengalami kenaikan IPH pada minggu ketiga Mei 2026 ini lebih sedikit dibandingkan yang mengalami penurunan. Kondisi ini mengindikasikan tekanan harga cabai naik belum merata di seluruh wilayah Indonesia.

Di Pulau Sumatera, kenaikan IPH tertinggi terjadi di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, dengan nilai perubahan IPH mencapai 4,27 persen. Komoditas penyumbang terbesar di pulau ini didominasi oleh cabai merah dan cabai rawit.

Di Pulau Jawa, kenaikan IPH tertinggi tercatat di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dengan nilai perubahan IPH sebesar 3,93 persen. Cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah menjadi komoditas utama yang mendorong lonjakan IPH di wilayah tersebut.

Sementara itu, kenaikan IPH tertinggi di luar Pulau Jawa dan Sumatera terjadi di Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan, dengan nilai perubahan IPH paling tinggi mencapai 4,83 persen.

“Komoditas penyumbang andil kenaikan IPH terbesar di luar Pulau Jawa dan Sumatera tersebut didominasi oleh beras dan cabai merah,” kata Pudji.

Tags: Cabaiekonomikebutuhan pangannasionalPasar
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Pedrianto

Pedrianto


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke eMail: redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Inilah Ruang Setara
Berita Video

Inilah Ruang Setara

...

Read moreDetails
Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

Next Post
Wabah Ebola di DRC Kian Tak Terkendali, Ini Peringatan WHO

Wabah Ebola di DRC Kian Tak Terkendali, Ini Peringatan WHO

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.