BERTUAHPOS — Pelaksana Tugas Gubernur Riau (Plt Gubri), SF Hariyanto menegaskan bahwa proses seleksi calon kepala sekolah (Kepsek) di Provinsi Riau berjalan secara transparan dan bebas dari praktik percaloan.
Ia meminta seluruh peserta seleksi untuk tidak percaya kepada pihak mana pun yang mengaku sebagai orang dalam dan menjanjikan kelulusan. “Jangan percaya. Tidak ada itu. Kalau ada oknum yang jual nama saya untuk kepentingan pribadi, saya tidak akan tolerir,” tegas SF Hariyanto saat ditemui di kantor Gubernur Riau, Kamis, 23 Januari 2026
Adapun jumlah peserta yang mengikuti tahapan asesmen psikologi mencapai sekitar 800an orang. Ia memastikan seluruh proses seleksi dilakukan sesuai mekanisme dan tanpa intervensi pihak mana pun.
“Insya Allah kalau bisa cepat, satu sampai dua hari ini hasilnya sudah ada hasilnya,” ujarnya.
Ia kembali mengingatkan peserta agar fokus bekerja secara profesional dan tidak tergiur iming-iming pihak yang mengaku sebagai tim sukses atau memiliki kedekatan dengan pejabat tertentu.
“Tidak ada calo, tidak ada tim-timan. Itu semua bohong. Bekerjalah dengan benar,” tegasnya.
Plt Gubri juga membuka ruang pelaporan apabila ditemukan indikasi kecurangan, termasuk jika melibatkan oknum yang mengatasnamakan dirinya atau aparatur di lingkungan pemerintah.
“Kalau ada anggota saya atau tim yang macam-macam, laporkan ke saya. Pakai surat kaleng pun tidak apa-apa, tulis nama dan waktunya. Pasti akan saya proses,” katanya.
SF Hariyanto menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan kredibilitas seleksi kepala sekolah di Riau, demi menghasilkan pemimpin sekolah yang profesional, berintegritas, dan berkompeten.***









