SBY: Penggerak Koperasi adalah Pahlawan Ekonomi Bangsa

Sabtu, 13 Juli 2013 10:19
BERTUAHPOS, MATARAM –  Presiden SBY menilai perkembangan koperasi di Indonesia sangat pesat dan tumbuh dengan baik. Oleh karena itu SBY berterimakasih kepada Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) dan semua unsur pengerak dan penggiat koperasi di seluruh tanah air.
 
“Yang anda lakukan itu sangat bermanfaat bagi masyarakat kita. Bermanfaat bagi pengurangan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja dan bermanfaat peningkatan kehidupan masyarakat kita. Saudara adalah pahlawan oleh karena itu teruslah dengan gigih berjuang untuk kembangkan perkoperasian di negara kita,” ujar Presiden SBY.
 
Hal itu dikatakan dalam acara puncak peringatan ke-66 Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) di pelataran Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat, Mataram, Jumat (12/7/2013).
 
Menurut SBY, peran koperasi menjadi sangat penting untuk melakukan koreksi terhadap perekonomian global. Tidak semua hal bisa diserahkan kepada mekanisme pasar karena hanya akan memunculkan ketidakadilan dan pertumbuhan dunia yang tidak merata.
 
“Saya rasa kita sepakat untuk mencegah terjadinya kesenjangan yang semakin melebar. Semua pihak, termasuk koperasi, berperan untuk mencegah semakin lebarnya kesanjangan ini,”imbuhnya.
 
Oleh karena itu, lanjut SBY, ekonomi yang berbasis koperasi, usaha kecil dan menengah harus lebih digerakkan. “Jangan biarkan hukum-hukum perekonomian global yang sering tidak menghadirkan keadilan berjalan tanpa koreksi. Bangsa ini bangsa kita sendiri, kita sendiri yang harus melakukan semuanya demi pemerataan di negeri ini,” tegas SBY.
 
Koperasi masih menghadapi persoalan permodalan. Pemerintah sendiri secara konsisten menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) sesuai aturan yang berlaku. Tujuannya tak lain agar koperasi dan UKM berkembang baik.
 
“Para menteri, tolong ciptakan kebijakan dan program untuk mendorong koperasi di seluruh Indonesia. Para pemimpin daerah, lakukan semua langkah untuk mendorong koperasi di Indonesia, juga Dekopin,” imbaunya.
 
Presiden SBY menilai perkembangan koperasi di Indonesia sangat pesat dan tumbuh dengan baik. Oleh karena itu SBY berterimakasih kepada Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) dan semua unsur pengerak dan penggiat koperasi di seluruh tanah air.
 
“Yang anda lakukan itu sangat bermanfaat bagi masyarakat kita. Bermanfaat bagi pengurangan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja dan bermanfaat peningkatan kehidupan masyarakat kita. Saudara adalah pahlawan oleh karena itu teruslah dengan gigih berjuang untuk kembangkan perkoperasian di negara kita,” ujar Presiden SBY.
 
Hal itu dikatakan dalam acara puncak peringatan ke-66 Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) di pelataran Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat, Mataram, Jumat (12/7/2013).
 
Menurut SBY, peran koperasi menjadi sangat penting untuk melakukan koreksi terhadap perekonomian global. Tidak semua hal bisa diserahkan kepada mekanisme pasar karena hanya akan memunculkan ketidakadilan dan pertumbuhan dunia yang tidak merata.
 
“Saya rasa kita sepakat untuk mencegah terjadinya kesenjangan yang semakin melebar. Semua pihak, termasuk koperasi, berperan untuk mencegah semakin lebarnya kesanjangan ini,”imbuhnya.
 
Oleh karena itu, lanjut SBY, ekonomi yang berbasis koperasi, usaha kecil dan menengah harus lebih digerakkan. “Jangan biarkan hukum-hukum perekonomian global yang sering tidak menghadirkan keadilan berjalan tanpa koreksi. Bangsa ini bangsa kita sendiri, kita sendiri yang harus melakukan semuanya demi pemerataan di negeri ini,” tegas SBY.
 
Koperasi masih menghadapi persoalan permodalan. Pemerintah sendiri secara konsisten menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) sesuai aturan yang berlaku. Tujuannya tak lain agar koperasi dan UKM berkembang baik.
 
“Para menteri, tolong ciptakan kebijakan dan program untuk mendorong koperasi di seluruh Indonesia. Para pemimpin daerah, lakukan semua langkah untuk mendorong koperasi di Indonesia, juga Dekopin,” imbaunya. (detik)