• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Para Eksportir Perikanan dapat Warning Menteri, Jangan Nakal Soal Pajak Ya…

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
18 April 2021
kualitas produksi sektor perikanan

Ikan hasil tangkapan nelayan (IG: @muisbhojest)

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Pemerintah terus wanti-wanti dan memberikan peringatkan kepada para pelaku eksportir sektor perikanan di Indonesia agar tidak main-main soal pajak. Hal ini untuk mendorong produk perikanan dalam negeri agar mampu bersaing secara global.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengklaim salah satu bentuk dorongan yang diberikan, yakni mempermudah layanan izin serta sertifikasi sebagai syarat pemasaran produk.

Sebagai salah satu pengekspor produk perikanan terbesar di dunia, Indonesia mencatat total ekspor mencapai US$5,2 miliar atau sekitar Rp72,8 triliun pada 2020, dengan US$8 miliar berasal dari ikan konsumsi.

Adapun negara-negara yang jadi sasaran ekspor yakni:

  • Amerika Serikat sebesar US$ 561 juta (45% terhadap nilai ekspor total).
  • Tiongkok sebesar US$ 171 juta (14%).
  • Jepang sebesar US$ 138 juta (11%).
  • Asean sebesar US$ 133 juta (10,6%).
  • Uni Eropa sebesar US$ 62 juta (5%)
  • Timur Tengah sebesar US$ 28 juta (2%). 

Sedangkan komoditas ekspor utamanya meliputi:

  • Udang sebesar US$ 527 juta.
  • Tuna, cakalang, tongkol sebesar US$ 169 juta. 
  • Cumi, sotong, gurita sebesar US$ 128 juta. 
  • Rajungan-kepiting sebesar US$ 103 juta. 
  • Rumput laut sebesar US$ 64 juta, dan layur sebesar US$ 22 juta.

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan, angka-angka tersebut menujukkan bahwa industri perikanan khususnya yang berorientasi ekspor, berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia. Di masa pandemi Covid-19, ekspor perikanan menunjukkan trend positif.

“Sektor perikanan ini tidak hanya menghasilkan devisa bagi negara, tapi juga menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup dari hasil perikanan. Di samping itu sektor ini menyerap banyak tenaga kerja,” kata Trenggono, dilansir Bertuahpos.com dari CNNIndonesia.com, Minggu, 19 April 2021.

Sejalan dengan dukungan pemerintah untuk industri perikanan, Trenggono mengimbau eksportir perikanan agar mengikuti aturan yang sudah ditetapkan, baik soal pajak hingga jaminan sosial bagi anak buah kapal.

“Saya berharap kepercayaan dan dukungan penuh dari pemerintah ini tidak disalah-artikan dengan melanggar aturan-aturan yang ada,” ungkapnya.

Dengan melaporkan harga jual yang lebih rendah dibanding harga jual sebenar nya yang bertujuan untuk mengurangi pajak, mengambil ikannya tidak bayar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), kemudian pajak penjualannya di rendahkan, itu namanya tidak ada bela negaranya.

Lebih lanjut, Trenggono memastikan kementeriannya tidak akan memberi toleransi kepada eksportir yang kedapatan melanggar aturan hukum maupun aturan administratif. Dia ingin iklim usaha di sektor perikanan berlangsung secara sehat, baik untuk kelangsungan industri, pemerintahan, juga para pekerja di dalamnya. (bpc2)

Tags: eksportirhasil lautKKPperikanan
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

KKP Sebut Praktik di KM Maulana 23 Mirip Perbudakan, 28 ABK Diamankan
Berita Pilihan

KKP Sebut Praktik di KM Maulana 23 Mirip Perbudakan, 28 ABK Diamankan

...

Read moreDetails
Musim Kemarau Ekstrime, Kekeringan di Darat, Panen Melimpah di Laut

Musim Kemarau Ekstrime, Kekeringan di Darat, Panen Melimpah di Laut

Riau Baru Dapai Satu dari 29 Titik Kampung Nelayan Merah Putih yang Diusulkan ke Pusat

Riau Baru Dapat Satu dari 29 Titik Kampung Nelayan Merah Putih yang Diusulkan ke Pusat

Produksi Pangan Non Perkebunan di Riau Ditopang Sektor Perikanan dan Peternakan

Produksi Pangan Non Perkebunan di Riau Ditopang Sektor Perikanan dan Peternakan

Prabowo Sebut Inggris Mitra Strategis di Sektor Perikanan Demi Percepatan Ekonomi Nasional

Prabowo Sebut Inggris Mitra Strategis di Sektor Perikanan Demi Percepatan Ekonomi Nasional

Proyek Budidaya Udang Terintegrasi Rp7 Triliun Mulai Digarap

Proyek Budidaya Udang Terintegrasi Rp7 Triliun Mulai Digarap

Next Post

Messi Urutan 2, Siapa yang Paling Banyak Koleksi Trofi?

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.