• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Harga Minyak Dunia Melonjak 3%, Risiko Gagalnya Perundingan AS–Iran Picu Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak dunia melonjak 3% usai kabar potensi gagalnya perundingan AS–Iran. Risiko Selat Hormuz dorong kekhawatiran pasokan global.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
5 Februari 2026
Harga Minyak Dunia Melonjak 3%, Risiko Gagalnya Perundingan AS–Iran Picu Kekhawatiran Pasokan

Harga Minyak Dunia Melonjak 3%, Risiko Gagalnya Perundingan AS–Iran Picu Kekhawatiran Pasokan

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Harga minyak mentah dunia melonjak sekitar 3% pada perdagangan Rabu, 4 Februari 2026 setelah laporan media menyebutkan rencana perundingan antara Amerika Serikat dan Iran berpotensi gagal. Kabar tersebut kembali memicu kekhawatiran pasar terhadap stabilitas pasokan minyak global.

Minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melesat USD2,13 atau 3,16 persen ke level USD69,46 per barel, berdasarkan laporan Reuters dari New York. Lonjakan ini menjadi penguatan harian terbesar dalam sepekan terakhir, dikutip dari Reuters, Kamis, 5 Februari 2026.

Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), patokan Amerika Serikat, juga mencatat kenaikan signifikan. Harga WTI menguat USD1,93 atau 3,05% dan ditutup di level USD65,14 per barel.

Laporan media Axios menyebutkan Amerika Serikat menolak permintaan Iran untuk mengubah lokasi perundingan yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat. Informasi tersebut dikutip dari dua pejabat Amerika dan langsung memicu respons pasar energi.

Sepanjang pekan ini, pergerakan harga minyak cenderung fluktuatif akibat tarik-menarik sentimen antara harapan meredanya ketegangan AS–Iran dan meningkatnya kekhawatiran gangguan pasokan, terutama di kawasan Timur Tengah.

Direktur ICIS, Ajay Parmar, menilai risiko terbesar bukan hanya berasal dari potensi gangguan produksi Iran sekitar 3,4 juta barel per hari, tetapi juga dari posisi strategis Iran terhadap Selat Hormuz. Jalur ini dilalui sekitar 20% pasokan minyak cair global.

Menurut Parmar, premi risiko geopolitik masih membayangi pasar dan menjadi alasan utama harga minyak bertahan di level lebih tinggi dibandingkan kondisi fundamentalnya saat ini. Selama ketegangan belum mereda, pasar cenderung memasukkan faktor risiko dalam pembentukan harga.

Ketegangan geopolitik semakin meningkat setelah militer Amerika Serikat dilaporkan menembak jatuh drone Iran yang disebut bergerak agresif mendekati kapal induk AS di Laut Arab. Dalam insiden terpisah, kapal cepat Iran juga dilaporkan mendekati tanker berbendera AS di perairan utara Oman.

Sebagian besar ekspor minyak negara-negara anggota OPEC seperti Arab Saudi, Iran, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Irak melewati Selat Hormuz menuju pasar Asia. Setiap eskalasi konflik di kawasan ini dinilai berpotensi berdampak besar terhadap pasokan dan harga minyak dunia.

Dari sisi pasokan Amerika Serikat, Energy Information Administration melaporkan stok minyak mentah AS turun 3,5 juta barel menjadi 420,3 juta barel akibat badai musim dingin. Meski penurunan ini berlawanan dengan perkiraan analis, dampaknya terhadap harga dinilai terbatas karena tidak sebesar estimasi penurunan versi American Petroleum Institute.***




 

Tags: energiharga minyak
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Jepang Siapkan Pengurangan Subsidi Bensin Mulai Desember 2026, Apa yang Terjadi?
Ekonomi

Jepang Siapkan Pengurangan Subsidi Bensin Mulai Desember 2026, Apa yang Terjadi?

...

Read moreDetails
Harga Emas Diramalkan Sulit Bangkit, Ini Alasannya

Harga Emas Dunia Anjlok, Aksi Jual Saham Teknologi Jadi Pemicu

Harga Minyak dan Ekspektasi Suku Bunga The Fed Tekan Emas Dunia

Harga Minyak dan Ekspektasi Suku Bunga The Fed Tekan Emas Dunia

Kurs Rupiah Hari Ini Tertekan, Simak Penjelasannya

Kurs Rupiah Hari Ini Tertekan, Simak Penjelasannya

Harga Emas Dunia Diprediksi Tembus USD5.000 Sebelum Akhir 2026

Harga Emas Dunia Melemah, Skenario Bullish Masih Terbuka

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Ketidakpastian The Fed

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.748 per Dolar AS, Tertekan Sinyal Hawkish The Fed

Next Post
Cek Harga Emas Antam Hari Ini 5 Februari 2026

Cek Harga Emas Antam Hari Ini 5 Februari 2026

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.