BERTUAHPOS – Harga CPO / minyak sawit mentah kontrak berjangka di Bursa Malaysia Derivatives ditutup menguat pada Selasa, 20 Mei 2025. Penguatan ini didorong oleh kinerja ekspor yang solid serta sentimen positif dari pasar komoditas global.
Menurut analis perdagangan minyak sawit, David Ng, kenaikan harga juga turut dipengaruhi oleh penguatan harga minyak sawit olein di Bursa Komoditas Dalian, Tiongkok. “Kami melihat level dukungan pada RM3.800 per ton dan resistensi di kisaran RM4.000 per ton,” ujarnya seperti dikutip dari Bernama.
Pada penutupan perdagangan, kontrak spot bulan baru Juni 2025 tercatat naik RM29 menjadi RM3.920 per ton. Sementara kontrak untuk Juli 2025 melonjak RM29 ke posisi RM3.922 per ton, dan Agustus 2025 menguat RM26 menjadi RM3.908 per ton.
Untuk kontrak bulan berikutnya, harga September 2025 meningkat RM23 ke level RM3.897 per ton. Adapun kontrak Oktober naik RM22 menjadi RM3.894, dan November 2025 bertambah RM20 ke posisi RM3.897 per ton.
Dari sisi volume perdagangan, terjadi lonjakan signifikan menjadi 74.851 lot dibandingkan 56.961 lot pada hari sebelumnya. Open interest juga menunjukkan peningkatan dari 237.903 menjadi 242.380 kontrak, mencerminkan minat pasar yang lebih besar terhadap komoditas ini.
Sementara itu, harga CPO fisik untuk pengiriman Juni Selatan juga tercatat naik tipis sebesar RM10 menjadi RM3.960 per ton.
Kinerja ekspor dan penguatan harga dari pasar global menjadi pendorong utama kenaikan harga CPO di tengah fluktuasi pasar komoditas yang dinamis. Tren ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap minyak sawit mentah masih kuat, seiring dengan pergerakan harga yang stabil dan positif dalam beberapa waktu terakhir.***
— BERNAMA









