• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Penelitian Terbaru Ungkap Usia Candi Muara Takus Kampar

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
30 Agustus 2023
Candi Muara Takus

Candi Muara Takus, Kapar, Riau.

Share on FacebookShare on Twitter

PEKANBARU – Penelitian tentang Candi Muara Takus, Kampar, Riau, telah dilakukan oleh sejumlah pakar purbakala sejak tahun 1860-an hingga tahun 2022 lalu.

Sejumlah pendapat yang mengemuka tentang masa pendirian Percandian Muara Takus antara lain disampaikan oleh J.L. Moens (1937) — yang memperkirakan bahwa percandian ini berasal dari abad ke-7 hingga ke-8 Masehi — atau sejak berdirinya Kerajaan Sriwijaya.  

“Sejumlah pendapat yang disampaikan oleh para ahli purbakala terkait masa pendirian percandian Muara Takus itu, dapat dikatakan suatu hasil interpretasi yang sifatnya relatif,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Raja Yoserizal Zen.

Hal ini tentu saja bisa dimaklumi, kata dia, mengingat ketika pendapat-pendapat itu dikemukakan oleh para ahli purbakala, metode pertanggalan menggunakan carbon dating (C-14) belum diaplikasikan dalam kajian arkeologi di Indonesia. 

Berdasarkan alasan itu, pada tahun 2022 Pemerintah Provinsi Riau melalui Program Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya telah melakukan penelitian di areal utama Percandian Muara Takus. 

“Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan sampel organik yang akan digunakan dalam analisis pertanggalan absolut menggunakan metode Accelerated Mass Spectrometry (AMS),” tambahnya.

Adapun analisis terhadap sampel organik, berupa arang telah dilakukan oleh Laboratorium Pertanggalan Radiokarbon (Radiocarbon Dating Laboratory) The University of Waikato, Selandia Baru.

Interpretasi atas hasil analisis pertanggalan menggunakan metode AMS (Accelerated Mass Spectrometry) yang dikorelasikan dengan hasil penelitian sebelumnya, kata Raja Yose, menunjukkan tahapan masa pembangunan dan pemanfaatan percandian Muara Takus.

Tahap awal pada sekitar abad ke-3 hingga ke-6 Masehi ditandai kedatangan para biksu Buddha menyusuri Sungai  Kampar Kanan ke pedalaman hingga ke tapak Muara Takus. 

Di sekitar abad ke-11 hingga ke-14 Masehi, Percandian Muara Takus masih tetap digunakan sebagai lokasi peribadatan Buddha Mahayana Tantrayana, hingga berdirinya Malayaphura di Dharmmasraya.

“Hasil kajian tahun 2022 membuktikan bahwa percandian Muara Takus telah dibina pada abad ke-7 Masehi bersamaan masa ketika Kerajaan Sriwijaya mendeklarasikan eksistensinya di bagian selatan Pulau Sumatera.”

“Ketika Sriwijaya tumbuh dan berkembang sebagai suatu kekuatan dominan di Nusantara bagian barat pada abad ke-8 hingga ke-9 Masehi, peradaban ini terus berlangsung hingga abad ke-14 Masehi sampai pada masa akhirnya di abad ke-15 Masehi,” katanya. 

Dapat dipahami bahwa salah satu hal yang menarik untuk dapat dikaji lebih luas lagi yaitu isi dari sebuah Prasasti yang berangka tahun 679 Saka (775 Masehi) yang ditemukan di Wat Sema Muang, Nakhon Si Thammarat, Thailand Selatan. 

Prasasti ini dikenal dengan sebutan Prasasti Ligor yang berbahasa Sansekerta, dipahati pada kedua sisinya, dan memuat berbagai informasi kehidupan keagamaan Buddha khususnya aliran Vajrayana dalam Buddha Mahayana. 

Berdasarkan hal tersebut bukan tidak mungkin bahwa Prasasti Ligor merupakan prasasti yang justru berasal dari Percandian Muara Takus, bukan di wilayah Thailand Selatan. 

Dengan adanya sejumlah alasan yang mengemuka dapat disimpulkan bahwa sebenarnya prasasti Ligor isinya berhubungan dengan Percandian Muara Takus, dan prasasti batu itu semula berada di kawasan Percandian Muara Takus. 

Namun karena sesuatu sebab kemudian dipotong dan dibawa untuk kemudian terdampar di Nakhon Si Thammarat.  

Pemerintah Provinsi Riau melihat bahwa perlu adanya sebuah kerjasama di bidang penelitian atau kajian dengan pemerintah-pemerintah daerah lainnya seperti Jambi, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Sumatera Utara yang memiliki tinggalan arkeologis peninggalan Buddha di Sumatera.

Dengan rentang masa yang kurang lebih sama, pada setiap daerah juga tumbuh dan berkembang suatu peradaban yang berlatar belakang agama Buddha pada daerah-daerah tersebut.

Sehingga bukan mustahil jika tinggalan-tinggalan arkeologis monumental pada masing-masing daerah terjalin interaksi intensif dalam kerangka besar kerajaan Srivijaya.  

 “Kiranya di masa mendatang memang perlu diadakan kajian komprehensif yang melibatkan para pakar sejarah dan arkeologi, yang tergabung dalam lembaga pemerintahan Pusat dan Daerah selain dari lembaga non Pemerintahan lainnya seperti asosiasi profesi Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI) dan Masyarakat Sejarah Indonesia (MSI),” ungkapnya.

Secara terpisah Gubernur Riau Syamsuar juga meyakini bahwa masih banyak potensi peradaban masa lalu yang perlu diungkap dari wilayah Provinsi Riau. 

“Adanya bukti-bukti baru yang ditemukan belum lama ini semakin meyakinkan kita bahwa tinggalan arkeologis yang berkelindan dengan sejarah peradaban dunia dapat dimunculkan dari Riau. Karena itu pula diperlukan kajian-kajian lanjutan oleh pihak-pihak yang berkompeten untuk menguaknya,” kata Gubri. 

Pemerintah Provinsi Riau masih terus menelusuri Percandian Muara Takus. Seperti yang telah dilakukan pada tahun 2022, peneliti fokus pada pengambilan sampel arang dari hasil tes pit di zona inti dan tanggul tanah, sehingga didapat hasil pembacaan analisis pertanggalan menggunakan metode AMS.

Angka tahun yang ditampilkan merupakan hasil kalibrasi OxCal, dalam kurun Masehi sebagai berikut: 

  1. TP-01/01: 900 M / awal abad ke-10 M (probabilitas 92,4%) 
  2. TP-02/02: 830 M / awal abad ke-9 M (probabilitas 94,8%) 
  3. TP-02/03: 240 M / pertengahan abad ke-3 M (probabilitas 95,4%) 
  4. TP-03/04: 1820 M / awal abad ke-19 M (probabilitas 47,0%) 
  5. TP-03/05: 1230 M / awal abad ke-13 M (probabilitas 91,2%) 
  6. TP-04/06: 1810 M / awal abad ke-19 M (probabilitas 57,7%).
Tags: budayacandi
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas
Nasional

IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

...

Read moreDetails
Alam Cahayo Tuah Nagoghi Tuntaskan Perjalanan dengan Gelar Juara di Tepian Narosa

Alam Cahayo Tuah Nagoghi Tuntaskan Perjalanan dengan Gelar Juara di Tepian Narosa

Plt Gubri Singgung soal Pencemaran Sungai Kuantan saat Iven Pacu Jalur Kuansing

Plt Gubri Singgung soal Pencemaran Sungai Kuantan saat Iven Pacu Jalur Kuansing

Pacu Jalur Kuansing 2026 Resmi Buka, 204 Jalur akan Bertanding, Ini Pesan Plt Gubri

Pacu Jalur Kuansing 2026 Resmi Buka, 204 Jalur akan Bertanding, Ini Pesan Plt Gubri

Dibuka 19 Agustus 2026, Ini Sejarah Singkat Pacu Jalur Kuansing

Dibuka 19 Agustus 2026, Ini Sejarah Singkat Pacu Jalur Kuansing

Rasisme Muslim di Jerman Melonjak, 4.096 Insiden Anti-Islam Tercatat pada 2025

Rasisme Muslim di Jerman Melonjak, 4.096 Insiden Anti-Islam Tercatat pada 2025

Next Post
Pj Wali Kota Pekanbaru Didesak Buka Assessment di 3 OPD Ini

Sudah Makan Korban, Perwako untuk Menertibkan Kabel Belum Juga Terbit

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.