• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Inilah 10 Benda Cagar Budaya yang Diserahkan ke Pemprov Riau Hasil Penggalian di Candi Muara Takus

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
2 Juli 2024
cagar budaya candi muara takus

Candi Muara Takus (Foto: kamparskyid)

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Pada 2013 lalu, Balai Arkeologi Medan melakukan penggalian di sekitar Candi Muara Takus di XIII Koto Kampar, Riau, untuk keperluan penelitian. Dari aktivitas penggalian tersebut, ditemukan 10 benda cagar budaya.

Adapun 10 benda cagar budaya hasil temuan tersebut berupa, vajra (berupa tongkat logam); lapik arca berbentuk yoni; angkusa (sangku); lempengan perunggu berbentuk ganapati; lapik arca; arca dewi.

Selain itu juga ditemukan benda berbentuk fragmen lapik arca dan kaki arca; sebuah lingkaran berbahan logam; cermin berlapis emas; dan fragmen logam dari temuan permukaan.

Benda hasil temuan tersebut lalu diserahkan ke BPCB Batusangkar, Sumatera Barat (Sumbar), yang juga menaungi wilayah Riau dalam pelestarian cagar budaya.

“Kini, 10 benda cagar budaya—yang ditemukan dari aktivitas penggalian tersebut—telah diserahkan ke Pemprov Riau,” kata Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IV, Jumhari.

Serah terima 10 koleksi hasil temuan arkeologis dilakukan karena keterbatasan fasilitas pihaknya, termasuk ruang penyimpanan, sumber daya manusia, dan laboratorium. Tujuan lainnya untuk memastikan temuan-temuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik. 

Jumhari juga menyebut, bahwa serah terima 10 benda cagar budaya ini telah disepakati dalam musyawarah beberapa waktu lalu.

Selain itu, BPCB Batusangkar juga menunggu kesiapan pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar untuk menerima benda-benda temuan tersebut, yang merupakan bagian penting dari kebudayaan Kabupaten Kampar.

“Berdasarkan diskusi dan kesepakatan bersama, alangkah baiknya temuan-temuan tersebut diserahkan kepada pihak yang sudah siap untuk melakukan pemeliharaan dan perawatannya,” katanya, dan berharap temuan-temuan lain juga dapat ditindaklanjuti.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar, Zamhur, mengakui bahwa mereka belum punya museum untuk menyimpan koleksi benda-benda bersejarah itu. Dia berharap pihaknya dapat segera membangun museum khusus untuk benda-benda cagar budaya, khususnya untuk Muara Takus.

Adapun 10 benda hasil temuan merupakan peninggalan bersejarah yang menyimpan kisah penting dalam peradaban bangsa Melayu Riau. Kehadiran benda ini begitu signifikan sebagai bukti tentang peradaban masa lampau di kawasan Candi Muara Takus.

“Setelah hampir 11 tahun sejak temuan bersejarah ini ditemukan, banyak tahapan telah dilalui dan banyak pihak telah berjasa dalam upaya melindungi, memelihara, dan memberikan interpretasi kesejarahan dan fungsi dari temuan ini,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Raja Yoserizal Zen.

“Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada semua pihak. Pada saat ini, benda-benda hasil temuan di sekitar Candi Muara Takus pada tahun 2013 diserahkan kepada Dinas Kebudayaan Riau. Ini menjadi bukti dan menambah wawasan kebudayaan, pendidikan, serta penguatan nilai kesejarahan peradaban, khususnya tentang Candi Muara Takus itu sendiri,” ujarnya.***

Tags: budayacagar budayacandi muara takuspeninggalan sejarah
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Inilah 4 Tempat Wisata di Riau yang Populer, Nomor 3 Ada Chinatown Versi Mini
Travelling

Inilah 4 Tempat Wisata di Riau yang Populer, Nomor 3 Ada Chinatown Versi Mini

...

Read moreDetails
PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

Alam Cahayo Tuah Nagoghi Tuntaskan Perjalanan dengan Gelar Juara di Tepian Narosa

Alam Cahayo Tuah Nagoghi Tuntaskan Perjalanan dengan Gelar Juara di Tepian Narosa

Plt Gubri Singgung soal Pencemaran Sungai Kuantan saat Iven Pacu Jalur Kuansing

Plt Gubri Singgung soal Pencemaran Sungai Kuantan saat Iven Pacu Jalur Kuansing

Pacu Jalur Kuansing 2026 Resmi Buka, 204 Jalur akan Bertanding, Ini Pesan Plt Gubri

Pacu Jalur Kuansing 2026 Resmi Buka, 204 Jalur akan Bertanding, Ini Pesan Plt Gubri

Dibuka 19 Agustus 2026, Ini Sejarah Singkat Pacu Jalur Kuansing

Dibuka 19 Agustus 2026, Ini Sejarah Singkat Pacu Jalur Kuansing

Next Post
Mengapa koruptor di Indonesia sulit ditangkap

Mengapa Koruptor di Indonesia Sulit Ditangkap? Ini Kata Wakil Ketua KPK

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.