BERTUAHPOS – Artists–Art Fair Pekanbaru 2026 resmi diumumkan sebagai ajang seni rupa dengan konsep berbeda.
Kegiatan ini digagas oleh Fachrozi Amri sebagai pengusul perorangan dan dinyatakan lolos seleksi substansi penerima hibah kebudayaan DanaIndonesiana 2025 dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui program Pendayagunaan Ruang Publik.
Tidak seperti pameran seni konvensional yang umumnya dikelola galeri, Artists–Art Fair Pekanbaru menempatkan seniman sebagai subjek utama.
“Para seniman akan tampil dalam format Solo Exhibition Booth maupun Individual Artists Group Booth,” katanya, Sabtu, 20 September 2025.
Dengan pendekatan ini, seniman hadir sebagai pemilik penuh gagasan, karya, serta ruang presentasi. Mereka juga dapat berinteraksi langsung dengan publik.
Konsep artist-based art fair ini menjadi yang pertama di Asia Tenggara dan menawarkan format baru yang lebih demokratis, inklusif, serta memberi ruang sejajar bagi seniman independen di level internasional.
Kesempatan ini dibuka seluas-luasnya bagi seniman dari seluruh Indonesia, terutama yang berasal dari Pulau Sumatera. Ajang ini diharapkan mampu memperluas jejaring, memperkenalkan karya ke audiens global, sekaligus mengangkat potensi seniman daerah.
Dalam penyelenggaraannya, Artists – Art Fair Pekanbaru 2026 berkolaborasi dengan Syam Art Management. Sementara itu, Adhari Donora a.k.a. Antirender akan bertindak sebagai Artistic Director untuk memastikan arah artistik berjalan profesional dan sesuai visi.
“Panitia membuka pendaftaran melalui sistem open submission pada November 2025. Seniman yang ingin bergabung dapat memanfaatkan momentum ini untuk menampilkan karya terbaik mereka di ruang presentasi publik internasional,” kata Fachrozi Amri.***









