• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Maskapai Pelita Air dan Garuda Akan Dimerger?

Kajian merger Pelita Air dengan Garuda Indonesia dilakukan Danantara. Restrukturisasi Pertamina ditarget rampung akhir 2025.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
17 September 2025
Kajian merger Pelita Air dengan Garuda Indonesia dilakukan Danantara. Restrukturisasi Pertamina ditarget rampung akhir 2025.

Kajian merger Pelita Air dengan Garuda Indonesia dilakukan Danantara. Restrukturisasi Pertamina ditarget rampung akhir 2025.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Menteri BUMN, Erick Thohir, mengatakan kajian rencana penggabungan maskapai Pelita Air dengan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk tengah dilakukan oleh Danantara. Ia menekankan Kementerian BUMN hanya akan memberikan persetujuan pada tahap akhir, sementara seluruh proses kajian, benchmarking, dan penyusunan skema berada di bawah kendali Danantara.

“Kementerian BUMN hanya memberikan approval di ujung. Seluruh proses kajian, benchmarking, dan penyusunan skema ada di Danantara,” ujar Erick di Kompleks DPR RI, Jakarta, Senin (15/9/2025). Ia menyebut kementerian mendukung langkah konsolidasi yang ditempuh Danantara untuk menyelaraskan bisnis BUMN di sektor penerbangan.

Erick menambahkan, rencana merger Pelita Air dengan Garuda Indonesia merupakan bagian dari strategi PT Pertamina (Persero) dalam memperkuat fokus pada bisnis inti migas dan energi terbarukan. Pertamina berencana melepas atau menggabungkan unit usaha non-core sesuai roadmap restrukturisasi yang dikelola Danantara.

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menjelaskan, kondisi global yang menekan permintaan minyak menjadi salah satu alasan restrukturisasi. Menurutnya, produksi kilang terus meningkat seiring pembangunan kilang baru, sementara permintaan minyak justru menurun, sehingga diperlukan strategi yang lebih adaptif.

Selain Pelita Air, sejumlah lini bisnis non-migas Pertamina juga akan ditata ulang, meliputi segmen asuransi, kesehatan, hospitality, hingga Patra Jasa. Langkah restrukturisasi ini ditujukan agar BUMN lebih efisien, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan industri ke depan.

Restrukturisasi Pertamina juga mencakup rencana penggabungan tiga anak usaha utama, yaitu Kilang Pertamina Internasional (KPI), Pertamina International Shipping (PIS), dan Pertamina Patra Niaga (PPN). Proses konsolidasi tersebut ditargetkan rampung pada akhir 2025.

Pemerintah berharap melalui konsolidasi di sektor energi dan penerbangan, BUMN dapat memiliki struktur bisnis yang lebih kuat dan mampu mendukung transformasi ekonomi nasional secara berkelanjutan.***


Sumber: Economix Buzz

Tags: maskapaitransportasi
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, Penerbangan di Bandara SSK II Masih Normal
Regional

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, Penerbangan di Bandara SSK II Masih Normal

...

Read moreDetails
Garuda Indonesia-Pelita Air Masih Bahas Rencana Konsolidasi

Garuda Indonesia-Pelita Air Masih Bahas Rencana Konsolidasi

Pintu Tol Pekanbaru-Dumai Alihkan ke Bypass Mulai Hari Ini

Pintu Tol Pekanbaru-Dumai Alihkan ke Bypass Mulai Hari Ini

Bandara SSK II Pekanbaru Lakukan Uji Kekuatan Tanah Runway, Jam Operasional Dibatasi

Bandara SSK II Pekanbaru Lakukan Uji Kekuatan Tanah Runway, Jam Operasional Dibatasi

Arus Balik Lebaran 2026 Masih Padat, Tol Pekanbaru - Dumai Dilintasi 21 Ribu Kebih Kendaraan

Tol Permai Catat Kenaikan Lalu Lintas Harian Jadi 8.277 Kendaraan

Dijuluki ‘Teror 2,5 Menit’, Delta Air Lines Digugat Penumpang Akibat Turbulensi Mengerikan

Dijuluki ‘Teror 2,5 Menit’, Delta Air Lines Digugat Penumpang Akibat Turbulensi Mengerikan

Next Post
BUMD Pangan Riau gencarkan operasi pasar murah untuk kendalikan inflasi. BPS catat inflasi Riau Agustus 2025 sebesar 3,58% dengan IHK 109,95.

Operasi Pasar Murah Tak Selalu Bisa Diandalkan untuk Pengendalian Inflasi Riau

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.