Saleh Partaonan Daulay: Jokowi Harus Tegur Menag Yaqut, Tak Pantas Pejabat Negara Bicara Seperti Itu

Senin, 25 Oktober 2021 10:13
Saleh Partaonan Daulay: Jokowi Harus Tegur Menag Yaqut, Tak Pantas Pejabat Negara Bicara Seperti Itu
Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qaoumas

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta memberi teguran keras kepada Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas terkait pernyataannya yang menyebut bahwa Menag merupakan hadiah negara untuk NU.

Partai Amanat Nasional (PAN) menilai pernyataan itu memicu kontroversi dan polemik. Oleh sebab itu Presiden Jokowi diminta memberikan teguran keras kepada Yaqut Cholil Qoumas.

“Presiden Jokowi diharapkan dapat memberikan teguran dan peringatan. Sebab, pernyataan-pernyataan seperti ini dapat menjadi preseden buruk di kemudian hari,” kata Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Partaonan Daulay seperti dikutip dari CNNIndonesia.com, Senin, 25 Oktober 2021.

Dia menambahkan, dalam masalah ini Jokowi dianggap perlu bersikap tegas mengingat apa yang diucapkan Yaqut memberikan preseden buruk bagi Pemerintah Indonesia.

Baca: Banjir Bandang di Eropa, Ratusan Masih Hilang

Saleh mengatakan, pernyataan tersebut tidak sepantasnya disampaikan oleh pejabat negara. Selain tidak memiliki landasan historis yang benar, pernyataan itu dapat menimbulkan sikap eksklusivitas di tengah masyarakat.

Ia khawatir pernyataan itu akan mendorong munculnya sekelompok orang tertentu yang merasa lebih hebat dari kelompok lainnya. Di sisi lain, pernyataan itu terkesan bahwa Kemenag hanya milik NU.

Ditambahkannya, dampak dari pernyataan Yaqut itu tidak menutup kemungkinan muncul elemen dan ormas lain yang mengklaim mendapat hadiah kementerian lain. Misalnya, mendapat hadiah kementerian pendidikan, kementerian kesehatan, kementerian sosial, dan lain-lain.

“Dengan begitu, persoalan akan menjadi pelik dan runyam. Karena itu, klaim-klaim seperti ini harus dihentikan agar semua pihak merasa nyaman dan tidak terganggu. Harus dipastikan bahwa kementerian agama adalah milik semua rakyat,” tegasnya.

Anggota Komisi IX DPR RI itu mendesak agar Yaqut menyampaikan permohonan maaf. Atau paling tidak meluruskan mispersepsi yang sempat muncul di tengah masyarakat.

“Pejabat publik semestinya menghindari wacana, narasi, dan perdebatan yang tidak perlu. Sebaliknya, para pejabat publik harus berdiri di barisan terdepan untuk merangkul seluruh komponen anak bangsa,” pungkas dia. (bpc2)

Berita Terkini

Rabu, 01 Desember 2021 18:16

bank bjb Sabet Predikat Top 20 Financial Institution 2021

Kinerja positif PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) kembali meraih apresiasi.

Rabu, 01 Desember 2021 17:41

Syamsuar Kesal ke Kepala OPD: Jujur Tahun Ini Paling Parah

Gubernur Riau Syamsuar meluapkan kekesalannya saat memberikan pengarahan usai lantik 32 pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Riau. 

Rabu, 01 Desember 2021 17:01

Hemat Berbelanja Online dengan Kode Promo Eksklusif dari Saleduck Indonesia

Kehadiran platform belanja online yang kian menjamur

Rabu, 01 Desember 2021 16:52

Syahrial Abdi Kepala Bapenda Riau, Ini Daftar Lengkap Nama Pejabat Baru di Pemprov Riau

Sebanyak 32 pejabat Tinggi Pratama atau pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Riau dilakukan pelantikan untuk posisi jabatan baru. 

Rabu, 01 Desember 2021 16:31

Bukan Bunuh Diri, Korban Meninggal di Fly Over Arengka Diduga Laka Lantas

Kapolsek Tampan, I Komang Aswatama menyebutkan korban meninggal di fly over Arengka bukanlah bunuh diri.

Rabu, 01 Desember 2021 14:28

Seorang Warga Bunuh Diri dengan Melompat di Fly Over Arengka Pekanbaru

Sebuah video menunjukkan seorang warga bunuh diri dengan cara melompat dari fly over Arengka, Pekanbaru, Rabu 1 Desember 2021.

Rabu, 01 Desember 2021 14:01

Moeldoko Takut Data Palsu Dipakai Parpol untuk Pilpres 2024

Jangan sampai orang-orang yang tidak mewakili rakyat yang jadi pemimpin

Rabu, 01 Desember 2021 13:41

Syamsuar Pastikan Pejabat Non Job Karena Kerjanya Nggak Bagus

Lambatnya kinerja kepala OPD salah satu indikator penilaian evaluasi.

Rabu, 01 Desember 2021 13:20

Kadispora Riau Tak Berani Beberkan Besaran Anggaran Renovasi Stadion Kaharuddin Nasution

Rencana renovasi akan menggunakan pos anggaran tahun 2022

Rabu, 01 Desember 2021 13:05

Promo Rebranding dari Hotel Khas Pekanbaru, Dapatkan Harga Spesial

Sebagai promo rebranding, hotel Khas Pekanbaru memberikan promo spesial untuk pelanggan.