• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pemprov Riau Minta Pertamina Tambah Kuota BBM Biosolar 

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
11 Maret 2022
biosolar langka, kuota bbm biosolar

Antrean panjang di SPBU.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Pemprov Riau memita kepada pihak PT Pertamina (Persero) melakukan penambahan kuota BBM Biosolar untuk mengatasi masalah kelangkaan BBM jenis tersebut di Riau.

Sekdaprov Riau SF Hariyanto mengatakan, menambah kuota merupakan salah satu solusi nyata untuk mengatasi masalah kelangkaan BBM biosolar subsidi di Riau saat ini.

“Kuotanya perlu ditambah. Selain itu perlu adanya pengawasan pada SPBU agar BBM subsidi tersebut dijual tepat sasaran dan tidak terjadi gejolak di masyarakat,” ungkapnya.

Dia mengatakan, penyebab utama kelangkaan BBM biosolar subsidi yang terjadi di Riau saat ini, imbas dari kuota BBM biosolar yang dirasa  jauh berkurang dari 2021 lalu.

Kuota biosolar untuk Provinsi Riau tahun 2022 sebanyak 794.787 kiloliter. Sedangkan realisasi 2021 sekitar 824.000 kiloliter atau berkurang 9 persen.

“Teknis pengawasan di SPBU akan dirapatkan lagi. Nanti kita akan ajak Forkopimda, tapi nanti kita usulkan saran kita apa, salah satunya adanya penjagaan dari pihak kepolisian di SPBU, pengawasan kendaraan,” ungkapnya.

Usulan yang sema, sebelumnya juga diutarakan oleh Hiswana Migas meminta meminta agar jatah kuota BBM biosolar bersubsidi di Riau tahun 2022 direvisi. Kuota yang telah ditetapkan itu dianggap tidak cukup dengan tingginya perminyaan masyarat terhadap BBM jenis itu.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Hiswana Migas Riau Tuah Laksamana Negara mengatakan, pihaknya memang berharap kelangkaan BBM biosolar bersubsidi di Riau tidak semakin mengkhawatirkan masyarakat. Oleh sebab itu, salah satu solusi yang ditawarkan yakni merevisi jatah kuota BBM untuk Riau.

“Mau tidak mau, kami sudah lakukan juga edaran itu sesuai dengan ketentuannya. Tapi kan itu tak juga bisa menyelesaikan masalah. Karena masalahnya kuota ini yang jadi problem. Memang kuota ini,” sebutnya dalam pertemuan bersama Pemprov Riau pada, 10 Maret 2022 di Pekanbaru.

Tuah Laksamana Nagara mengungkapkan, bahwa setiap SPBU di Riau sudah menyediakan loket khusus untuk BBM jenis dexlite dan pertamina dex. BBM jenis ini yang diharapkan pihak Pertamina bisa menjadi solusi.

Namun, faktanya tidak demikian, lantaran harga yang sangat tinggi. Sehingga membuat masyarakat rela antre panjang di loket pengisian BBM jenis biosolar. “Masyarakat itu lebih suka antre, tapi yang penting murah. Tapi kita perlu sosialisasi ke depan mudahan ini cepat dilaksanakan,” tutupnya.

Selain itu, dia juga meminta kepada Pertamina untuk mempercepat proses pendistribusian BBM di daerah-daerah perbatasan di Riau. “Daerah perbatasan jadi krusial. Kalau pengirimannya cepat, diharapkan bisa mempercepat pengisian bahan bakar sehingga bisa mengurai kemacetan,” terangnya.

Seperti diberitakan Bertuahpos.com sebelumnya, sekitar sepekan ini hampir seluruh SPBU di Pekanbaru dipadati angtrean panjang kendaraan. Hal ini disebabkan kelangkaan BBM jenis biosolar bersubsidi. (bpc2)

Tags: bbm biosolarbbm langkaKuota bbmPemprov riausolar bersubsidisolar langka
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Karhutla Riau 2026, WALHI: Tanpa Kebijakan Tegas, Status Siaga Darurat Hanya Respon Administratif di Atas Kerkas
Berita Pilihan

Rp30 Miliar Dana Bantuan Karhutla Riau Masuk APBDP

...

Read moreDetails
BPJN Riau pastikan Jembatan Siak II Pekanbaru aman setelah isu dentuman viral. Hanya satu titik sambungan perlu perawatan segera. Setelah Siak 1, Kini Jembatan Siak 3 Ditutup Total.

Setelah Siak 1, Kini Jembatan Siak 3 Ditutup Total

perawatan pasien covid-19, RSUD arifin Achmad. Manfaatkan Dana BLUD, RSUD Arifin Achmad Bakal Bangun Gedung 12 Lantai.

Manfaatkan Dana BLUD, RSUD Arifin Achmad Bakal Bangun Gedung 12 Lantai

Pemprov Riau Siapkan hingga Rp7 Miliar untuk Pengganti Tugu Zapin

Pemprov Riau Siapkan Dana hingga Rp7 Miliar untuk Pengganti Tugu Zapin

Naik Rp214,7 Miliar, APBD Perubahan Pekanbaru 2026 Jadi Rp3,2 Triliun

APBDP Riau 2026 Diprioritaskan untuk Utang Tunda Bayar dan Infrastruktur

APBDP Riau 2026 Mulai Bisa Dijalankan, Target Realisasi 90%

APBDP Riau 2026 Mulai Bisa Dijalankan, Target Realisasi 90%

Next Post
Data Sertifikat Vaksin Jokowi

Daripada Tunda Pemilu, Jokowi 3 Periode Lebih Logis, Pengamat Sebut Itu Bisa Terwujud Jika...

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.