• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Menpora Minta Masyarakat Tak Bebani Greysia Polii/Apriyani Rahayu Harus Emas

Romi J. by Romi J.
1 Agustus 2021
109
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali meminta masyarakat Indonesia tak membebani ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu harus mendapatkan emas di Olimpiade Tokyo 2020.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu sendiri lolos ke final usai menundukkan wakil Korea Selatan, Lee So Hee/Shin Seung Chan 21-19 dan 21-17 di Musashino Forest Sports Plaza, Tokyo, Sabtu 31 Juli 2021.

Di final nanti, Greysia Polii/Apriyani Rahayu akan berhadapan dengan wakil China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan.

Menurut Zainudin, apapun bisa terjadi di final nanti. Karena itu, dia meminta masyarakat tak membebani pasangan ganda putri Indonesia ini dengan ekspestasi tinggi.

“Setiap pertandingan itu tidak bisa diprediksi, terkadang yang diunggulkan bisa kalah, ini berlaku untuk semua cabang dan nomor pertandingan,” kata Zainudin, dikutip dari CNN Indonesia.

Dilanjutkan Zainudin, dalam pertandingan, kondisi mental juga sangat menentukan. Karena itu, dia meminta masyarakat tidak membebani pasangan Indonesia harus mendapatkan emas.

“Yang paling menentukan adalah kondisi fisik maupun mental saat pertandingan, makanya kita tidak boleh memberi target yang berlebihan kepada atlet. Itu malah bisa jadi beban mereka yang mengurangi fokus dan konsentrasi untuk pertandingan yang sedang dijalani. Biarkan mereka main lepas tanpa beban apapun,” pungkas dia. (bpc4)

Tags: emasgreysia polii/apriyani rahayuMenporaOlimpiade tokyo
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Harga Emas Dunia Diprediksi Tembus USD5.000 Sebelum Akhir 2026
Ekonomi

Harga Emas Dunia Melemah, Skenario Bullish Masih Terbuka

...

Read moreDetails
Buyback Emas Antam Turun Rp25.000, Harga Jual 1 Gram Kini Rp2.774.000

Harga Buyback Emas Antam Naik Rp151.000 Sepanjang 2026

China Impor Emas hingga 173 Ton, Aktif Memburu Diskon

China Impor Emas hingga 173 Ton, Aktif Memburu Diskon

Harga Emas Dunia Naik 1,6% dalam Sehari, Tapi Tetap Catat Rugi Secara Mingguan

Harga Emas 2027 Diprediksi Bullish, Fidelity Siap Tambah Bobot

Meluncur Semester II 2026, Insentif Fiskal untuk ETF Berbasis Emas Tengah Disiapkan

Meluncur Semester II 2026, Insentif Fiskal untuk ETF Berbasis Emas Tengah Disiapkan

Prospek Investasi Emas Jangka Panjang Tetap Kuat di Tengah Koreksi Harga

Prospek Investasi Emas Jangka Panjang Tetap Kuat di Tengah Koreksi Harga

Next Post
tanda pasien covid

WNI di Luar Negeri Meninggal Akibat Covid-19 Bertambah, Jadi 223 Orang

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.