• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Korupsi Rp1,6 Miliar, Kepala Puskesmas Kampar Kiri Hulu Dituntut 4,5 Tahun Penjara

admin-bpc by admin-bpc
15 Agustus 2023
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Citra Dewi SKM, Kepala Puskesmas Kampar Kiri Hulu tahun 2014-2021, dituntut selama 4,5 tahun penjara. Ia dinilai terbukti melakukan korupsi dana Bantuan Operasional Kesehatan yang merugikan negara sebesar Rp1,6 miliar.

Selain Citra Dewi, salah seorang staff Puskesmas Kampar Kiri Hulu, yang baru diangkat menjadi PNS, Deffi Amelia Amd, juga dituntut hal yang sama dengan tuntutan 2,5 tahun penjara.

Dalam tuntutan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum Kejari Kampar, K Ario Utomo Hidayatullah SH, pada persidangan yang digelar Senin 14 Agustus 2023 di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, disebutkan, kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 64 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Selain tuntutan 4,5 tahun penjara, JPU juga menuntut terdakwa Citra Dewi dan Deffi Amelia, membayar denda sebesar Rp300 juta, subsider tiga bulan kurungan. Keduanya juga dituntut membayar uang pengganti, namun dengan jumlah yang berbeda.

Terdakwa Citra Dewi dituntut membayar uang pengganti sebesar Rp 1.616.757.000, sementara terdakwa Deffi Amelia dituntut membayar denda sebesar Rp76.088.000. Jika dalam waktu satu bulan sesudah putusan mempunyai kekuatan hukum tetap para terdakwa tidak dapat membayar, maka harta bendanya dapat disita dan dilelang oleh Jaksa untuk membayar uang pengganti. Jika para terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi, maka diganti dengan pidana penjara masing-masing untuk Terdakwa Citra Dewi selama dua tahun penjara, terdakwa Deffi Amelia selama satu tahun.

Sesuai dakwaan JPU sebelumnya disebutkan, perbuatan kedua terdakwa bermula tahun anggaran 2016, 2017 dan 2018, Pemerintah Kabupaten Kampar menerima Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus Non Fisik Bidang Kesehatan yang dianggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar sebesar Rp2.824.190.000 dan realisasi sebesar Rp. 2.794.420.000.

Bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2015 Tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Kesehatan menyatakan tujuan khusus dari Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) : a. Menyediakan dukungan dana operasional program bagi Puskesmas, untuk pencapaian program kesehatan prioritas nasional., b. Menyediakan dukungan dana bagi penyelenggaraan manajemen Puskesmas, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Provinsi dalam pelaksanaan program kesehatan prioritas nasional dan c. Mengaktifkan penyelenggaraan manajemen Puskesmas mulai dari perencanaan, penggerakan/pelaksanaan lokakarya mini sampai dengan evaluasi.

Bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2016 Tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana Alokasi Khusus Non fisik bidang kesehatan TA 2017 dalam Pasal 3 huruf a menyatakan BOK sebagaimana dimaksud Pasal 2 huruf a utamanya diarahkan untuk upaya kesehatan bersifat promotif dan preventif di setiap jenjang pelayanan kesehatan, meliputi: a. Bantuan operasional kesehatan (BOK) untuk puskesmas. Dan hal yang sama juga disebutkan didalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 61 Tahun 2017 Tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana Alokasi Khusus Non fisik bidang kesehatan TA 2018 dalam Pasal 3 huruf a menyatakan BOK sebagaimana dimaksud Pasal 2 huruf a utamanya diarahkan untuk upaya kesehatan bersifat promotif dan preventif di setiap jenjang pelayanan kesehatan, meliputi: a. Bantuan operasional kesehatan (BOK) untuk puskesmas.

Bahwa BOK diarahkan untuk mendekatkan tenaga kesehatan kepada masyarakat dan memberdayakan masyarakat melalui mobilisasi kader kesehatan untuk berperan aktif dalam membangun kesehatan. Penggunaan BOK untuk Operasional upaya kesehatan dan kegiatan manajemen sesuai dengan Lampiran Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2015 Tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Alokasi Khusus Bidang Kesehatan, Serta Sarana dan Prasarana Penunjang Subbidang Sarpras Kesehatan Tahun Anggaran 2016.

Namun kenyataannya, bidan yang melaksanakan tugas pembinaan kesehatan ke desa-desa tidak mendapatkan haknya sebagaimana mestinya. Selain itu, pendistribusian anggaran BOK yang dilakukan Kepala Puskesmas dan Bendahara tidak transparan.

Kemudian, ada penyimpangan pengelolaan dana BOK dengan membuat perjalanan dinas fiktif atau dokumen pertanggung jawaban palsu. Lalu, memalsukan tanda tangan kepala desa, stempel desa pada surat perjalanan dinas palsu, serta memalsukan tanda tangan penerima BOK.****

Tags: Berita Kampar
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

admin-bpc

admin-bpc

Berita Terkait

Hutan Adat Kenegerian Pulau Gadang dalam Ancaman
Lingkungan

Hutan Adat Kenegerian Pulau Gadang dalam Ancaman

...

Read moreDetails
Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

BRI dan Desa BRILiaN Rayakan HUT RI Ke-81 Lewat Semarak Merah Putih Kemerdekaan di Desa Sialang Kubang

BRI dan Desa BRILiaN Rayakan HUT RI Ke-81 Lewat Semarak Merah Putih Kemerdekaan di Desa Sialang Kubang

Tinjau Perbaikan Jalan Rigid Lipat Kain - Lubuk Agung, Pemprov Riau Dibantu Rp30 Miliar 

Tinjau Perbaikan Jalan Rigid Lipat Kain – Lubuk Agung, Pemprov Riau Dibantu Rp30 Miliar 

Polisi Sebut Penggeledahan Toko Emas di Kampar Berkaitan dengan PETI

Polisi Sebut Penggeledahan Toko Emas di Kampar Berkaitan dengan PETI

Transparansi Kerja Sama Media Pemkab Kampar Dipertanyakan

Transparansi Kerja Sama Media Pemkab Kampar Dipertanyakan

Next Post

Hotel Indonesia Group (HIG) Menawarkan Festival Merah Putih

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.