• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ketua Satgas Covid-19 IDI: Lockdown Terbukti Efektif di Beberapa Negara

Romi J. by Romi J.
18 Juni 2021
tanda pasien covid

Penanganan pasien Covid-19. (Ilustrasi/Net)

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Ketua Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban mengatakan kebijakan lockdown terbukti efektif di beberapa negara untuk meredam penyebaran Covid-19.

Zubairi mencontohkan India, yang menurutnya berhasil menurunkan kasus dari 400 ribu per hari menjadi 70 ribu per hari.

Karena itu, Zubairi menyarakan pemerintah untuk melakukan kebijakan lockdown. Tidak perlu lama-lama, kata dia, cukup dua minggu. Setelah itu, bisa kembali diterapkan kebijakan PPKM.

“Paling cepat dua minggu. Tapi dilihat juga positivity rate-nya. Turun berapa banyak. Misalnya di Jakarta yang berada di angka 17-18 persen. Ya tunggu sampai 10 persen. Itu cukup. Setelah itu baru kembali lagi ke PPKM Mikro,” kata Zubairi melalui akun twitternya, @ProfesorZubairi.

Menurut Zubairi, melihat seriusnya kasus Covid-19 di Indonesia saat ini, maka kebijakan lockdown memang diperlukan. Apalagi, kata dia, rumah sakit penuh, kasus melonjak, dan tenaga medis telah terinfeksi yang membuat kualitas layanan menurun.

“Apakah lockdown sebuah jaminan? Asal dilakukan dengan benar ya akan efektif. Namun saya juga tidak bisa memaksakan. Itu terserah yang punya kewenangan. Sebagai dokter, tentu saja saya ingin memprioritaskan keselamatan dan kesehatan,” pungkas dia. (bpc4)

Tags: Covid-19Idilockdownsatgas idi
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%
Ekonomi

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

...

Read moreDetails
Covid-19 Varian XEC Terdeteksi di Jerman, Penyebarannya Jauh Lebih Cepat

Covid-19 Varian XEC Terdeteksi di Jerman, Penyebarannya Jauh Lebih Cepat

vaksin corona, dokter di rusia positif corona

1 Januari 2024, Vaksinasi Covid-19 Wajib Bayar

kasus covid-19 naik lagi

Heboh Kasus Covid-19 Naik Lagi Bikin Warga di Pekanbaru Skeptis, Dokter Paru: tak ada yang Perlu Dikhawatirkan

kasus covid-19 riau meningkat

Tak Ada Lonjakan Kasus Covid-19 di Riau, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

varian baru deltacron, subvarian omicron

Di Inggris Sudah Menyebar Luas, Berikut Ini Gejala Baru Covid-19 Eris

Next Post

7 Ribu Warga Masih Bertahan di Perbukitan Maluku Tengah

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.