• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 24, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Jalan Alternatif Kubu Ateh Panyalaian-Banto Tabu Baraie, Belum Tersentuh APBD

Junaidi by Junaidi
30 Mei 2022
Batu-batu licin penuhi jalan alternatif dari Kubu Ateh-Banto, Tabu Baraie

Batu-batu licin penuhi jalan alternatif dari Kubu Ateh-Banto, Tabu Baraie

Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM, TANAHDATAR–  Jalan alternatif Bukittinggi-Padang Panjang di Jorong Kubu Ateh, Nagari Panyalaian menuju Dusun Banto, Jorong Tabu Baraie, Nagari Paninjauan, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat belum tersentuh APBD.
Padahal fungsinya sangat strategis, dimana ketika terjadi kemacetan total di Jalan utama Padangpanjang-Bukittinggi khusus di sepanjang Nagari Panyalaian, pengguna Jalan banyak memilih Jalan alternatif. Dan salah satunya, pengguna Jalan dari arah Padangpanjang bisa masuk dari simpang Paninjauan-Tabu Baraie-Banto-Kubu Ateh dan keluar di Aia Angek. Begitupun sebaliknya yang dari arah Bukittinggi.
Beberapa kali terjadi kemacetan di Jalan utama Padangpanjang-Bukittinggi dari tanjakan Nurul Iklas sampai GDR Mark, akibat kecelakaan truk besar dan membuat Jalan tidak bisa dilalui. Dampaknya, terjadi kemacetan panjang dari dua arah baik dari Bukittinggi-Padangpanjang begitupun sebaliknya.
Namun, sangat di sayangkan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, belum begitu tertarik untuk memperbaiki Jalan alternatif yang menghubungkan Jorong Tabu Baraie dengan Jorong Kubu Ateh. Kondisinya kini masih dipenuhi bebatuan dari sebahagian Jalan dan sangat kecil.
Pengguna Jalan yang terjebak macet di Jalan Utama Padangpanjang-Bukittinggi, memilih mencoba menjajal Jalan alternatif itu, juga mengeluhkan buruknya Jalan, dan sebahagia masih bebatuan dengan kondisi kecil artinya tidak bisa berselisih dua kenderaan roda empat.
Parahnya bila hujan deras, kondisinya makin buruk disamping licin juga berlumpur. Sehingga menyulitkan bagi warga sempat untuk membawa hasil panennya menuju pasar Koto Baru. Termasuk membawa pupuk untuk tanaman sayur dan cabe yang menjadi mata pencarian masyarakat sekitar. Dan daerah itu juga merupakan penghasil dan pemasok sayur-sayuran dan cabe terbanyak di Sumatera Barat.
“Sudah lama sekali tidak ada sentuhan dari Pemerintah Daerah. Puluhan tahun, khusus yang ini masih batu-batuan. Ya, kalau pakai motor saat hujan licin dan menyulitkan kami membawa hasil panen. Ini juga jalan alternatif sebenarnya, harusnya sudah di aspal dari Simpang Labuah Baru Jorong Tabu Baraie-Jorong Kubu Ateh, lebih kurang sepanjang 1 kiloanlah,” ungkap salah seorang warga Banto, Risma, Senin 30 Mei 2022, bercerita dengan wartawan.
Untuk Jalan dari Labuah Baru kondisi corannya juga sudah buruk, dan tidak jarang masyarakat sekitar beriuran untuk membeli semen dan pasir untuk menambal lubang atau coran yang sudah hancur. Dan memang kondisinya sudah tidak rata lagi, karena dimakan usia dan tidak kunjung dapat perhatian dari Pemerintah Daerah.
“Kalau kondisi corannya sudah buruklah dan sebahagian sudah ditambal ulang masyarakat dengan cara gotong royong beriuran membeli semen dan pasir. Sudah lama pula kami mendambakan jalan yang baik dan tidak “lungga langgia” sarupo iko. Mudah mudahan ado perhatianlah dari Pemerintah Daerah,” harap ibu muda dua anak ini. (bpc15)
Tags: Berita SumbarJalan alternatiftanah datar
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Junaidi

Junaidi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Ekspor Sumatera Barat
Regional

Nilai Ekspor Sumatera Barat per Mei 2024 Turun 39,65%

...

Read moreDetails
Pascabajir Lahar Dingin, Distribusi dan Produksi Bahan Pangan di Sumbar Perlu Segera Diatasi

Pascabajir Lahar Dingin, Distribusi dan Produksi Bahan Pangan di Sumbar Perlu Segera Diatasi

BMKG Peringatkan Potensi Banjir Lahar Susulan di Gunung Marapi

BMKG Peringatkan Potensi Banjir Lahar Susulan di Gunung Marapi

Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi, 13 Warga Sumbar Meninggal Dunia

Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi, 13 Warga Sumbar Meninggal Dunia

Belum Ada Laporan Warga Riau Korban Banjir Lahar Dingin di Sumbar

Kepala BPBD Riau: Belum Ada Laporan Warga Riau Korban Banjir Lahar Dingin di Sumbar

Operator Mini Eskavator Kelok Antu Tewas Terseret Arus

Next Post

Bupati Kasmarni Serahkan SK Kepada 470 CPNS dan PPPK

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.