• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Israel Balik Serang China Lewat Isu Uighur, Beijing Sebut Jangan Ikut Campur

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
25 Juni 2021
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Israel berbalik arah menyerang China lewat isu kerja paksa masyarakat minoritas Uighur. Israel bahkan ikut menandatangani kecaman yang dikeluarkan oleh sidang ke-47 Dewan HAM PBB, pada Kalian, 24 Juni 2021.

Berbagai pihak berpendapat bahwa apa yang dilakukan Israel merupakan sebuah perubahan sikap mereka terhadap Beijing yang diambil oleh Menlu Israel Yair Lapid setelah dibicarakan dengan Naftali Bennett.

Sikap kecaman terhadap dugaan kerja paksa terhadap kelompok minoritas Uighur yang dilakukan China, dimotori oleh Kanada. Tercatat ada 45 negara yang membubuhkan tanda tangan kecaman —- tak ada kata genosida dalam kecaman itu.

Dalam beberapa kali, memang Israel pernah mengeluarkan pernyataan yang menyinggung pemerintah China terkait kerja paksa kelompok minoritas Uighur. Tapi baru kali ini mereka ikut serta membubuhkan tandatangan kecaman (republika.co.id – tayang pada 24 Juni 2021).

Menurut beberapa sumber, sikap kecaman Israel ini dilakukan di bawah kuasa Amerika Serikat dan Kanada meskipun hal itu tidak disuguhkan dalam sebuah permintaan khusus.

Para petinggi China sudah menyerukan agar Israel tak ikut campur dengan urusan mereka dengan tidak menandatangani kecaman itu. Hal ini sudah kesekian kalinya menjadi tindakan Israel yang membuat China berang. 

Para diplomat China menegaskan, keikutsertaan Israel sama sekali tak mengubah keputusan – keputusan mereka terhadap Beijing. (The Jerusalem Post – dilihat Kamis, 24 Juni 2021). (bpc2)

Tags: chinaIsraelMinoritas Uighur
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Proyeksi 2027, Ekonomi Pasar Tumbuh 3,9%, Sektor Perbankan Lebih Kondusif
Ekonomi

Proyeksi 2027, Ekonomi Pasar Tumbuh 3,9%, Sektor Perbankan Lebih Kondusif

...

Read moreDetails
China Impor Emas hingga 173 Ton, Aktif Memburu Diskon

China Impor Emas hingga 173 Ton, Aktif Memburu Diskon

Harga Monyet di China Meroket, Laba Emiten Bioteknologi Melonjak 1.377 Persen

Harga Monyet di China Meroket, Laba Emiten Bioteknologi Melonjak 1.377 Persen

LineShine, Komputer Supersonik China Kini Terkuat di Dunia

LineShine, Komputer Supersonik China Kini Terkuat di Dunia

Harga Minyak Dunia Tembus US$100 Akibat Penutupan Selat Hormuz, AS Semakin Terpojok

Iran Ancam Tutup Selat Hormuz Setelah Israel Serang Lebanon

China Borong Emas Lagi! PBOC Beli 320.000 Ons di Mei, Rekor 19 Bulan Beruntun

China Borong Emas Lagi! PBOC Beli 320.000 Troy Ons di Mei, Rekor 19 Bulan Beruntun

Next Post

De Bruyne Gelandang Terbaik Dunia, Lukaku: Tak Perlu Kita Diskusikan Lagi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.