• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 24, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Iran dan Kuba Berhasil Bikin Vaksin Corona, Drajat: Sebagai Orang Indonesia Nelogso Saya

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
25 Juni 2021
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Ketua Dewan Pakar PAN Dradjat Hari Wibowo mengaku nelongso (merana) dengan kabar bahwa Iran dan Kuba telah berhasil mengembangkan vaksin corona sendiri. Sedangkan Indonesia sampai saat ini ribut – ribut soal vaksinasi.

Sebab itu dia mendorong pemerintah untuk segera membuat vaksin dan obat Covid-19 dari dalam negeri. Baginya ini bukan soal terlambat atau tidak, tapi memang harus dilakukan.

Dia mengungkapkan bahwa dirinya juga mengetahui soal Iran dan Kuba yang berhasil membuat vaksin Covid-19 sendiri. Dari laporan yang diterimanya, tingkat efikasi vaksin tersebut cukup tinggi.

Atas dasar itulah kata Dradjat, sebagai ilmuwan dia ikut berbahagia dengan hadirnya obat corona. “Namun sebagai orang Indonesia nelongso saya. Kenapa 2 negara dengan kondisi ekonomi yang jauh di bawah Indonesia sudah berhasil menemukan vaksin. Sedangkan Indonesia masih jauh,” terangnya dikutip dari Republika.co.id.

Dradjad mengaku sudah sejak April 2020 menyuarakan di publik, tentang kebutuhan melakukan riset dan menemukan vaksin dan obat sendiri, sudah sangat mendesak. 

“Tolong segera kita genjot dana untuk riset besar-besaran untuk penemuan vaksin dan obat,” ungkap Dradjad.

Dia juga mengingatkan, pandemi Covid-19 bukan hanya masalah kesehatan dan ekonomi saja, tapi juga masalah pertahanan dan keamanan nasional. Serta yang paling penting karena menyangkut masalah jiwa rakyat Indonesia.

Mengenai dana, Dradjad mengatakan, sebenarnya dananya tidak terlalu besar. Ia memperkirakan antara Rp500 miliar hingga Rp1 triliun untuk satu jenis vaksin. “Tapi untuk amannya mungkin bisa disiapkan Rp2 hingga Rp3 triliun,” kata ekonom senior Indef ini. (bpc2)

Tags: dradjat WibowoVaksin Coronavaksin Indonesia
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

vaksin khusus melawan Covid corona
Berita

Moderna Inc Laporkan Produksi Vaksin Khusus Omicron Sudah Separuh Jalan

...

Read moreDetails
Vaksinasi anak

Riau Siap-siap untuk Vaksinasi Anak

vaksin zifivax halal

Vaksin Zifivax Halal Digunakan, Ini Kata MUI

capaian vaksinasi riau

Pemprov Riau Klaim Realisasi Vaksinasi di 2 Kota Ini di Atas 60%

vaksin covid

Siap – siap Belajar Tatap Muka, Riau Kebut Vaksinasi Guru & Siswa

vaksinasi pedagang

Kementerian Kesehatan Tegaskan Vaksin Dosis Ketiga untuk Nakes

Next Post

Batasi Cuti, PNS Dilarang Keluar Kota

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.