• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 9, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Cegah Karhutla, Sinar Mas Agribusiness and Food Kembangkan Aplikasi GeoSMART

Cegah Karhutla, Sinar Mas Agribusiness and Food Kembangkan Aplikasi GeoSMART

Reni by Reni
3 Oktober 2022
Tim Fire & Peat Management Sinar Mas Agribusiness and Food melakukan pengawasan rutin terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui aplikasi GeoSMART. Aplikasi ini dapat mendeteksi sebaran titik panas (hotspot) secara cepat, hingga radius 2 kilometer di luar area konsesi perusahaan.

Tim Fire & Peat Management Sinar Mas Agribusiness and Food melakukan pengawasan rutin terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui aplikasi GeoSMART. Aplikasi ini dapat mendeteksi sebaran titik panas (hotspot) secara cepat, hingga radius 2 kilometer di luar area konsesi perusahaan.

108
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Sinar Mas Agribusiness and Food mengembangkan aplikasi digital GeoSMART Fire-Hotspot Monitoring Site (GSF) sebagai upaya deteksi dini terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Melalui aplikasi ini, potensi titik api dapat dideteksi tiga kali lebih cepat dari proses sebelumnya. Aplikasi ini merupakan bagian dari upaya penanganan karhutla secara terintegrasi oleh perusahaan.

Aplikasi GeoSMART dikembangkan sejak tahun lalu dan mulai digunakan sejak awal 2022. Dengan memanfaatkan teknologi satelit NOAA, VIIRS, SUOMI, dan MODIS yang diakses secara otomatis dari situs SiPongi-KLHK dan atau LAPAN, sistem aplikasi GeoSMART dapat mendeteksi titik panas hingga radius 2 kilometer di luar area konsesi perusahaan.

Menurut Head of Fire & Peat Management Sinar Mas Agribusiness and Food, Achmad Supriyanto, keunggulan GeoSMART bukan hanya terletak pada cakupan areanya yang luas, tetapi juga kecepatan aplikasi ini dalam menerima dan mengolah sinyal deteksi titik panas. Kecepatan penerimaan informasi sangat berpengaruh terhadap upaya pencegahan karhutla.

“Sebelumnya, tanpa aplikasi GeoSMART, sinyal titik panas baru dapat kami terima 12 jam sekali, atau 2 kali sehari. Melalui penggunaan aplikasi GeoSMART, sinyal titik panas dapat kami terima 4 jam sekali, atau 6 kali sehari. Efisiensi ini membuat respons tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat (KTD) juga menjadi lebih cepat,” ujar Supriyanto.

Ia menjelaskan, ketika menerima sinyal deteksi titik panas, tim KTD segera melakukan proses unduh informasi dan selanjutnya menuju lokasi titik koordinat untuk melakukan verifikasi lapangan. Jika terdapat kebakaran, maka respons cepat segera diberikan. Selanjutnya hasil verifikasi dan atau dokumen proses tindakan penanganan kebakaran lahan diunggah kembali di dalam aplikasi GeoSMART, sehingga diperoleh rekaman dan dokumen pangkalan data yang lengkap.

Aplikasi GeoSMART bukanlah satu-satunya upaya Sinar Mas Agribusiness and Food dalam mencegah karhutla. Sistem manajemen pencegahan dan penanganan karthula secara terpadu mencakup tindakan pencegahan, tindakan kesiapsiagaan, sistem peringatan dan deteksi dini, respon cepat penanganan kebakaran lahan, serta penanganan pasca kebakaran lahan.

Sebagai bagian dari tindakan pencegahan, Sinar Mas Agribusiness and Food secara berkala melakukan sosialisasi dan edukasi sejak dini terkait antisipasi karhutla, baik kepada karyawan maupun masyarakat, termasuk pada siswa-siswi SD dan SMP. Sosialisasi dan edukasi tersebut antara lain membina masyarakat dalam menjalankan sistem pertanian ramah lingkungan tanpa membakar. Hal ini diharapkan meminimalkan potensi terjadinya karhutla.

Sinar Mas Agribusiness and Food juga melakukan tindakan kesiapsiagaan untuk menangani karhutla. Tindakan tersebut meliputi penyediaan tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat (KTD), peningkatan keterampilan dan kapasitas tim KTD, penyediaan sarana dan prasarana pemadam kebakaran sesuai standar regulasi, serta perbaikan sistem tata kelola air terutama di lahan gambut.

Menurut Supriyanto, semua upaya tersebut juga dilengkapi dengan sistem peringatan dan deteksi dini yang cepat dan akurat. Upaya-upaya seperti pembuatan peta rawan kebakaran, sistem peringkat bahaya kebakaran (SPBK), pemantauan menara api, hingga deteksi taktis melalui kegiatan patroli, merupakan tindakan efektif dalam mencegah terjadinya kebakaran di wilayah konsesi Sinar Mas Agribusiness and Food.

Untuk meningkatkan keberhasilan pencegahan karhutla, Supriyanto menambahkan, Sinar Mas Agribusiness and Food juga menjalin sinergi dengan para pemangku kepentingan. Sinergi tersebut melibatkan unsur pemerintahan, TNI, Polri, Manggala Agni, serta masyarakat umum. Beberapa program yang sering dilakukan bersama yaitu patroli terpadu, kegiatan Desa Makmur Peduli Api, serta pengembangan Pertanian Ekologis Terpadu yang memerhatikan kelestarian lingkungan.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap area operasional perusahaan telah menerapkan kebijakan perusahaan terkait pencegahan karhutla. Kami secara terus-menerus melakukan upaya peningkatan, salah satunya dengan pengembangan aplikasi GeoSMART. Semua upaya tersebut dilakukan untuk mencegah karhutla di kawasan konsesi perusahaan dan sekitarnya,” ujar Supriyanto.***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tags: GeoSmartKarhutlaSinar Mas Agribusiness and Food
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Reni

Reni

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Kabut Asap Pekat Ganggu Penerbangan di Pekanbaru, Sejumlah Pesawat Delay hingga Batal

...

Read moreDetails
Operasi Pemadaman Karhutla Riau Berlanjut, Sejumlah Titik Belum Padam

11.370 Warga Riau Terserang ISPA Akibat Kualitas Udara Tidak Sehat

21 Puskesmas Disiagakan Antisipasi Dampak Kualitas Udara Tidak Sehat di Pekanbaru

21 Puskesmas Disiagakan Antisipasi Dampak Kualitas Udara Tidak Sehat di Pekanbaru

APHI Riau Gotong Royong dan Kolaborasi Tingkat Tapak Cegah dan Pemadaman Karhutla Paling Efektif

PBPH Bantu Pemadaman Karhutla di Pelalawan, APHI Riau Perkuat Perlindungan Desa

PBPH Bantu Pemadaman Karhutla di Pelalawan, APHI Riau Perkuat Perlindungan Desa

150 Hotspot Muncul di Riau, Kualitas Udara di Pekanbaru Masih Tidak Sehat

150 Hotspot Muncul di Riau, Kualitas Udara di Pekanbaru Masih Tidak Sehat

Next Post
ketersediaan beras di riau

BPS: Beras Jadi Komoditas Terbesar Beri Andil Inflasi dalam Kelompok Bahan Makanan di Riau Saat Ini

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.