• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Catatan Sejarah 4 Juni: Tertangkapnya Imam Negara Islam Indonesia, SM Kartosoewiryo

Romi J. by Romi J.
4 Juni 2021
215
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Pada 4 Juni 1962, Imam Negara Islam Indonesia (NII), SM Kartosoewiryo tertangkap oleh pasukan republik di Gunung Geber, Majalaya, Jawa Barat.

Aksi Kartosoewirjo yang ingin mendirikan negara Islam berawal dari kekecewaan kepada hasil Perundimgan Renville. Kemudian, Kartosoewirjo dan laskar Hisbullah menolak meninggalkan Jawa Barat.

Pada 7 Agustus 1949, bertempat di Desa Cisampak, Kecamatan Cilugalar, Kabupaten Tasikmalaya, Kartosoewirjo mendirikan Negara Islam Indonesia (NII). Langkah Kartosoewirjo mendapatkan dukungan dari berbagai daerah, seperti Aceh dan Sulawesi Selatan.

Pemerintah Indonesia bereaksi dan melancarkan operasi untuk memadamkan gerakan Kartosuwiryo. Butuh waktu hingga bertahun-tahun untuk menangkap Kartosuwiryo.

Ada tiga tuduhan yang dikenakan kepada Kartosoewirjo, yaitu memimpin dan mengatur penyerangan, hendak merobohkan pemerintahan RI yang sah, dan pembunuhan presiden. Namun, Kartosoewirjo menolak tuduhan yang kedua dan ketiga.

Meski berat hati, Soekarno akhirnya menandatangani surat hukuman mati untuk Kartosuwiryo. Soekarno dan Kartosuwiryo adalah saudara seperguruan yang sama-sama berguru ke HOS Tjkroaminoto.

Pada 5 September 1962, pelaksanaan hukuman mati kepada Kartosuwiryo akhirnya dilakukan. Lokasi hukuman mati untuk Kartosuwiryo adalah Pulau Ubi, Kepulauan Seribu, Jakarta, dari berbagai sumber. (bpc4)

Tags: Kartosuwiryonegara islamNII
Share5Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

suami wanita membawa pistol tersangka
Berita

Suami dari Wanita Berpistol yang Terobos Istana Juga Ditetapkan Tersangka, Ini Penjelasan Polisi

...

Read moreDetails

Lingkar Tanah Lingkar Air, Novel yang Mengangkat Kisah Laskar DI/TII

Kartosuwiryo Tolak Tuduhan Ingin Bunuh Soekarno

Saudara Seperguruan, Soekarno Menangis Saat Tandatangani Hukuman Mati Kartosoewiryo

Catatan Sejarah 5 September: Eksekusi Kartosuwiryo, Pendiri NII

Warga Gaza

Israel Gempur Gaza, Wapres Turki: Tak Ada Persatuan di Negara Islam

Next Post
Wakapolda Riau, Brigjen Pol Tabana Bangun

Wakapolda Riau Minta Ruang Rawat Covid-19 Diperpanjang Hingga Puskesmas

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.