• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Catatan Sejarah 13 Juli: Tulisan ‘Andai Aku Seorang Belanda’ Terbit

Romi J. by Romi J.
13 Juli 2021
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Pada tanggal 13 Juli 1913, terbitlah sebuah tulisan yang berjudul Als ik een Nederlander was (Andai Aku Seorang Belanda) di surat kabar milik Indische Partij, De Expres.

Tulisan tersebut menyindir pemerintahan kolonial Belanda yang berniat merayakan 100 tahun kemerdekaannya dari Perancis, di tanah jajahannya, Indonesia.

“Kita sekarang bersuka-cita oleh karena 100 tahun yang lalu kami terlepas dari jajahan kekuasaan asing, dan kesemuanya itu akan dilakukan di hadapan mata mereka yang hingga sekarang masih tetap dijajah oleh kami,” demikian petikan tulisan tersebut.

Tulisan tersebut ditulis oleh Soewardi Soerjaningrat, seorang Inlander (kaum pribumi).

Tak lupa, dalam tulisannya, Soerwardi juga menyindir pemerintah kolonial yang ingin merayakan kemerdekaannya, namun dengan tak tahu malu masih menarik sumbangan dari kaum inlander yang tengah dijajahnya.

Pemerintah kolonial Belanda geger dan naik pitam.

Bagaimana seorang inlander berani-beraninya membuat tulisan seperti itu. Tulisan tersebut adalah radikal dan berbahaya.

Karena dianggap radikal dan berbahaya, Raad van Indie (Dewan Hindia Belanda) menggelar rapat khusus.

Agenda rapat tersebut hanya satu, bagaimana cara menyingkirkan si radikal Soewardi ini.

Namun, dilema muncul. Bahkan di zaman kolonial, memenjarakan orang karena pikiran dan tulisannya tak bisa dilakukan.

Akhirnya, keluar keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda. Soewardi Soerjaningrat dan dua temannya seperjuangannya, Tjipto Mangoenkoesoemo dan Douwes Dekker dihukum buang ke negeri Belanda. (bpc4)

Tags: andai aku seorang BelandaBelanda
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Lifestyle

Diadili di Belanda karena Melawan Penjajah, Kini Namanya Diabadikan di Kampusnya

...

Read moreDetails

Delano Diego Heijden, Pemain Feyenoord yang Bakal Dinaturalisasi

Kutang

Asal Usul Nama Kutang di Indonesia

batubara indonesia, batubara eropa

Kehilangan Gas Rusia, Negara di Eropa Mau Tak Mau Lirik Batubara

Catatan Sejarah 17 Januari: Penandatanganan Perjanjian Renville

Catatan Sejarah 8 Januari: Di Pengasingan Belanda, Pangeran Diponegoro Meninggal Dunia

Next Post
Plt Kadiskes Pekanbaru, Arnaldo Eka Putra

Soal Vaksin yang Dijual Kimia Farma, Ini Penjelasan Kadiskes Pekanbaru

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.