• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 9, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Soal Vaksin yang Dijual Kimia Farma, Ini Penjelasan Kadiskes Pekanbaru

Romi J. by Romi J.
13 Juli 2021
Plt Kadiskes Pekanbaru, Arnaldo Eka Putra

Plt Kadiskes Pekanbaru, Arnaldo Eka Putra/bertuahpos.com

105
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Pekanbaru, Arnaldo Eka Putra angkat bicara mengenai vaksin yang dijual oleh Kimia Farma.

Menurut Arnaldo, vaksin yang dijual oleh Kimia Farma tersebut tidak ditujukan untuk masyarakat umum, melainkan untuk perusahaan padat karya.

“Itu bukan buat kita (masyarakat umum), beda dengan vaksin pemerintah. Vaksin berbayar itu untuk pengusaha padat karya, misalnya PT RAPP, PT Surya Dumai, dan lainnya,” kata Arnaldo, Senin kemarin.

Untuk pemesanan dan distribusi vaksin tersebut, kata Arnaldo, bukanlah menjadi tanggung jawab Diskes. Menurut dia, vaksin tersebut didapatkan melalui Kamar Dagang Industri (Kadin).

Nantinya, Kadin yang melakukan pendataan, dan data tetsebut diberikan ke Bio Farma pusat. Bio Farma kemudian menunjuk fasilitas kesehatan (faskes) yang akan melaksanakan vaksinasi.

“Artinya ada beberapa klinik dan rumah sakit yang ditunjuk oleh Bio Farma, bukan pegawai yang bayar tapi perusahaan yang bayar,” katanya.

Arnaldo juga memastikan bahwa vaksin yang dijual Kimia Farma tersebut tak ada bedanya dengan vaksin yang diberikan secara gratis kepada masyarakat.

“Sama, tak ada bedanya,” tegas dia. (bpc4)

Tags: kadiskes pekanbarukimia farmavaksinVaksin Covid-19
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Menkes Ungkap Efek Samping Vaksin AstraZeneca — Pemicu Penyakit Langka
Kesehatan

Menkes Ungkap Efek Samping Vaksin AstraZeneca — Pemicu Penyakit Langka

...

Read moreDetails

Kedaruratan Covid-19 Belum Berakhir, Ahli Epidemilogi Himbau Masyarakat Untuk Lengkapi Vaksin Dan Trus Lakukan Prokes

Apa yang Dilakukan Indofarma, Kimia Farma & Kalbe Farma Soal Obat Sirup Penyebab Gagal Ginjal Akut pada Anak?

Dinkes Pekanbaru: Vaksin Meningitis tidak Tersedia di Puskesmas 

Panik, Tiket Masih Tinggi Vaksin Meningitis pun Langka

vaksin pmk riau

Antisipasi Penyebaran PMK, Riau Akan Terima 4.200 Dosis Vaksin

Next Post
TC

PSSI Minta Tae-yong ke Jakarta Lebih Cepat

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.