• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

241 Kasus Gangguan Ginjal Akut, Industri Obat-Obatan Jadi Sorotan Jokowi

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
22 Oktober 2022
gangguan gagal ginjal akut

Industri obat-obatan dalam negeri dapat sorotan Presiden / Foto: Ilustrasi_Net.

107
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaruh perhatian lebih terhadap tingginya kasus gangguan gagal ginjal akut pada anak di Indonesia.

Presiden pun meminta kepada Kementerian Kesehatan agar melakukan pengawasan seketat mungkin pada industri obat-obatan di dalam negeri. Sebab, pengawasan obat menjadi hal penting yang bisa dilakukan pemerintah saat ini.

“Tadi siang (Jumat) sudah disampaikan oleh Menteri Kesehatan secara detail,” kata Jokowi singkat. “Paling penting pengawasan terhadap industri obat harus diperketat lagi, ” ucapnya.

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, telah memperbarui data kasus gangguan gagal ginjal akut misterius di Indonesia. Berdasarkan perkembangan terbaru, teridentifikasi sebanyak 241 kasus gangguan ginjal akut.

“Sampai sekarang kita sudah mengidentifikasi ada 241 kasus gangguan ginjal akut progresif di 22 provinsi dengan 133 kematian atau 55 persen dari kasus,” kata Budi dalam konferensi pers yang disiarkan di kanal Youtube Kementerian Kesehatan, 21 Oktober 2022.

Jumlah kasus tersebut, kata Budi, meningkat sejak bulan Agustus 2022 lalu. Pada Agustus tercatat 36 kasus, lalu September terjadi 78 kasus dan pertengahan Oktober sebanyak 110 kasus.

Lebih lanjut, Menkes mengatakan, gangguan ginjal akut ini juga mayoritas menyerang balita atau bayi di bawah lima tahun. “Pertama kita lihat bahwa kejadian ini banyak menyerang terutama balita di bawah lima tahun,” kata Budi.***

Tags: data kasu ginjal anakgangguan ginjal akutgangguan ginjal anakindustri obat-obatanJokowikasus ginjal akut
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Amien Rais Soroti Lagi Polemik Ijazah Palsu Jokowi: Sudah Banyak Makan Korban
Nasional

Amien Rais Soroti Lagi Polemik Ijazah Palsu Jokowi: Sudah Banyak Makan Korban

...

Read moreDetails
Ilustrasi: Canva / Melba

OCCRP Rilis Tokoh Dunia Paling Korup, Termasuk Joko Widodo

Jokowi

PDIP Sentil Jokowi, Makanya Jangan Terlalu Pede

Di Riau, Presiden Joko Widodo Resmikan Sejumlah Infrastruktur 

Halili Hasan: Jokowi Abai dengan Kesejahteraan Rakyat

Jokowi resuffle kabinet

Jokowi soal Perombakan Kabinet, Janjinya Hari Ini?

Next Post

Tidak ada IMB, Pemko Pekanbaru Segera Bongkar Bangunan di Jalan Jenderal Sudirman 

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.