• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Rupiah Masih Rawan Turun

Tim Redaksi by Tim Redaksi
26 Agustus 2013
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS, JAKARTA – Nilai tukar rupiah masih rawan untuk kembali melemah di awal pekan ini, Senin (26/8/2013). Paket kebijakan ekonomi yang diluncurkan Pemerintah pekan lalu cenderung diabaikan pasar. 
 
Nilai tukar rupiah masih terus melemah, menembus level Rp 11.058 per dollar AS (kurs tengah Bloomberg) atau melemah 1,68 persen, akhir pekan lalu. Hal itu terjadi di tengah penguatan sebagian mata uang Asia lainnya. IHSG pun masih ditutup melemah tipis di 4.169,83 (0,04 persen). Sementara itu bursa global kompak ditutup naik. Dow indeks naik ke 15.010,5 (0,31 persen). Yield obligasi pemerintah AS (Treasury Bond – TB) 10 tahun relatif stabil, ditutup di 2,815 persen. 
 
Awan negatif terus berada pada laju rupiah seiring laju nilai tukar dollar AS yang terus menguat dengan rencana The Federal Reserve yang mengindikasikan pengurangan stimulus pada bulan depan. Adanya rencana Bank Indonesia yang akan melakukan penyelamatan rupiah dengan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) dari pasar sekunder dan menjaga transaksi berjalan belum banyak berimbas pada pasar. 
 
Masih tingginya yield obligasi AS untuk tenor 10 tahun dan yield SUN yang juga meningkat turut menambah sentimen negatif di pasar. 
 
Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Lana Soelistianingsih, menyatakan kemungkinan pasar Asia akan bergerak variatif didukung dengan indeks futurenya. 
 
“Untuk rupiah cenderung masih akan melemah mendekati level resistensi baru di kisaran antara Rp 11.200-11.400 per dollar AS. Pelaku pasar mengabaikan paket kebijakan ekonomi pemerintah dan BI,” kata Lana.
 
sumber: kompas
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Pedagang Tolak Rencana Proyek Pasar Cik Puan Diruntuhkan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.