Komisi I Minta BNN Pekanbaru Harus Dievaluasi Karena Tak Serius Bekerja

Senin, 08 Juli 2013 13:16
Komisi I Minta BNN Pekanbaru Harus Dievaluasi Karena Tak Serius Bekerja

BERTUAHPOS.COM – (PEKANBARU) – Penangkapan terhadap gembong narkoba terbesar di Pekanbaru oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) pusat, merupakan pukulan telak bagi BNN daerah Kota Pekanbaru, Riau. Sebab, penangkapan yang dilakukan BNN pusat ini di Kota Pekanbaru cukup besar, yakni Narkoba jenis Shabu seberat 1 kilogram.

“Evaluasi BNN di daerah. Jangan sampai karena sibuk Pilkada, masalah narkoba terabaikan. Kita melihat BNN dan kepolisian di daerah tidak bekerja dengan baik,” kata Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Kamaruzaman SH, saat dikonfirmasi di DPRD.

Kamaruzaman juga menegaskan kepada BNN Kota Pekanbaru dan BNN Provinsi Riau, dengan seringnya kecolongan dan lebih cenderung BNN pusat yang pro aktif mengungkap segala tindak kriminal narkoba, maka BNN di daerah harus segera dievaluasi.

BNN pusat yang seharusnya memiliki keterbatasan dalam melakukan penyelidikan, sebab jarak yang jauh, namun berhasil melakukan penangkapan di Kota Pekanbaru. Sementara aparat kepolisian dan BNN daerah, tidak membaca adanya aksi pengedaran narkoba tersebut.

Baca: GoJek dan Supir Taksi Rusuh Jadi Bahan Tontonan Masyarakat Pekanbaru

“Saya melihat Kota Pekanbaru ini kota yang nyaman untuk peredaran narkoba. Aparat polisinya tidak bekerja dengan baik, contohnya lagi waktu penggrebekkan di Lapas beberapa waktu lalu, itu juga dilakukan BNN pusat,” sebut Kamaruzaman lagi.

Dengan buruknya kinerja BNN dan aparat kepolisian daerah Kota Pekanbaru dalam mengungkap aksi peredaran narkoba ini, Kamaruzaman menduga adanya keterlibatan oknum aparat. “Tentu untuk membuktikan ini tentu aparat itu sendiri,” kata Kamaruzaman.

Ditambahkan politisi Partai Demokrat ini, narkoba merupakan barang haram yang lebih jahat dari pada teroris. Untuk itu, aparat kepolisian, BNN, serta masyarakat diminta untuk memeranginya.

“Sekarang yang jadi pertanyaan, apakah kita memang ingin memberantasnya atau bagaimana. Kalau memang mau memberantas, saya yakin Polisi dan BNN pasti sanggup, kalau mereka bekerja sungguh-sungguh,” tegasnya.

Penggrebekan terhadap gembong narkoba terbesar di Kota Pekanbaru inisial KS dilakukan BNN pusat pada Jum’at (5/7/2013) sekitar pukul 00.30 WIB dini hari tadi di lantai 10 salah satu hotel berbintang di Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru.

BNN berhasil mengamankan sabu seberat satu kilogram yang dibagi-bagi pelaku dalam beberapa paket dan diletakkan di beberapa titik di kamar hotel tersebut. Sementara sebelumnya, BNN juga berhasil mengamankan BW, seorang oknum anggota TNI AU berpangkat Bintara di dalam sebuah mobil di Jalan Paus Pekanbaru.

Di waktu bersamaan, BNN juga berhasil mengamankan barang bukti 300 butir pil ekstasi yang disembunyikan pelaku di dalam mobilnya. Tak lama kemudian, pergerakkan BNN terus menjuru dan kembali berhasil mengamankan JC, seorang warga sipil di Jalan Sekuntum. BNN terus melakukan penelusuran dan masih membuahkan hasil saat penangkapan tersangka lainnya RY yang diketahui juga sebagai oknum anggota TNI AU Pekanbaru yang tinggal di Kompleks Perumahan Jondul.(sarwan)