• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ini Peran Waketum Kadin di Kasus Korupsi Jual Beli Gas PGN

KPK ungkap peran Yugi Prayanto dan Arso Sadewo dalam kasus korupsi jual beli gas PGN yang rugikan negara 15 juta dolar AS.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
4 Oktober 2025
Ini Peran Waketum Kadin di Kasus Korupsi Jual Beli Gas PGN

Ini Peran Waketum Kadin di Kasus Korupsi Jual Beli Gas PGN

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap peran dua pihak lain dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas. Sebagaimana diketahui, bahwa kasus ini telah menjerat mantan Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara (PGN) periode 2008–2017, Hendi Prio Santoso. Dia ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan pada Rabu, 1 Oktober 2025.

Menurut, Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, dua pihak yang terkait adalah Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kelautan dan Perikanan, Yugi Prayanto (YP), serta Komisaris Utama sekaligus pemilik saham mayoritas PT Inti Alasindo Energy (IAE), Arso Sadewo (AS).

Dalam kasus ini, Yugi Prayanto menjadi penghubung pertemuan antara Hendi Prio Santoso dengan Arso Sadewo untuk mengondisikan persetujuan pembelian gas bumi oleh PGN dari IAE.

Dari pertemuan itu, lanjut Asep, hadir pula Komisaris PT IAE periode 2006–2023, Iswan Ibrahim, serta Direktur Komersial PGN periode 2016–2019, Danny Praditya. “Mereka menyepakati kerja sama bisnis gas antara PGN dan IAE,” kata Asep, dilansir dari Tempo.co, Sabtu, 4 Oktober 2025.

Arso Sadewo kemudian menyerahkan uang sebesar 500 ribu dolar Singapura kepada Hendi Prio di kantor PGN. Dari jumlah itu, Hendi memberikan 10 ribu dolar AS kepada Yugi Prayanto sebagai imbalan perkenalan.

Adapun kasus korupsi itu, berawal dari pengesahan Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) PGN tahun 2017. Di dokumen tersebut, tidak tercantum rencana pembelian gas dari IAE. Namun, pada 2 November 2017, kerja sama antara PGN dan IAE tetap ditandatangani. “ “Seminggu kemudian, PGN membayar uang muka sebesar 15 juta dolar AS,” tambah Asep.

KPK sebelumnya menetapkan Iswan Ibrahim dan Danny Praditya sebagai tersangka. Berdasarkan hasil audit investigatif Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kerugian negara akibat kasus ini mencapai 15 juta dolar AS.***

Tags: energiHukum
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Jepang Siapkan Pengurangan Subsidi Bensin Mulai Desember 2026, Apa yang Terjadi?
Ekonomi

Jepang Siapkan Pengurangan Subsidi Bensin Mulai Desember 2026, Apa yang Terjadi?

...

Read moreDetails
111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

Kapolres Bengkalis Beberkan Modus Kurir Sabu 29 Kg: Jaringan Internasional Terendus Lewat Laporan Warga

Polisi Ungkap Jaringan Internasional di Balik Aksi Kejar-kejaran Kurir Sabu di Bengkalis

Izin Pertambangan Rakyat Kuansing Dipercepat, Masyarakat Butuh Solusi Legal Penambang Emas Lokal

Izin Pertambangan Rakyat Kuansing Dipercepat, Masyarakat Butuh Solusi Legal Penambang Emas Lokal

Polisi Sebut Penggeledahan Toko Emas di Kampar Berkaitan dengan PETI

Polisi Sebut Penggeledahan Toko Emas di Kampar Berkaitan dengan PETI

Perkara Dugaan Korupsi Abdul Wahid P21, Ketiga Tersangka Segera Disidangkan

Memori Banding Abdul Wahid Belum Diserahkan ke Pengadilan

Next Post
Presiden The Fed Dallas Lorie Logan peringatkan risiko inflasi baru meski pasar tenaga kerja AS melemah dan suku bunga berpotensi dipangkas.

Awas Risiko Inflasi Tetap Mengintai di Tengah Pasar Tenaga Kerja Melemah

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.