• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

10 Mahasiswa Sudah Ditangkap Polisi Karena Main PUBG

Tim Redaksi by Tim Redaksi
25 Maret 2019
Share on FacebookShare on Twitter

 

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Sudah ada 10 mahasiswa ditangkap polisi karena main Game PUBG. Kasus ini sudah dikonfirmasi oleh pihak berwenang di kepolisian India Barat. India memang telah memberlakukan pelarangan bermain game itu.

Namun tidak semua daerah di India yang memberlakukan aturan seperti ini. Hanya kota-kota di wilayah Gujarat saja yang mengeluarkan larangan untuk bermain PUBG. 

Seorang petugas polisi di India, Rohit Raval, menjelaskan bagaimana game ini begitu adiktif, membuat para tersangka tidak sadar tatkala tim polisi datang menangkap mereka.

“Pihak kepolisian juga mendorong warga untuk melapor jika menemukan pelanggaran atas aturan itu,” ungkap Rohit, seperti tulis CNNIndonesia.

Polisi menangkap 10 mahasiswa yang memainkan PUBG karena permainan ini dianggap mengandung tindakan kekerasan seperti diajukan oleh Komisi Perlindungan Anak di negara itu.

Salah satu koran terbesar di India menyebut PUBG sebagai epidemik dan berakibat mental yang buruk bagi anak-anak, tulis Navbharat Times dalam editorialnya pekan lalu.

Baca: Menunggu Kajian MUI, Kemenkominfo Akan Blokir PUBG

Sementara di Indonesia, Kemenkominfo menyatakan bersedia memblokir permainan ini. Namun langkah tersebut baru bisa dilakukan setelah melalui beberapa tahap kajian.

Diantaranya, saat ini Kemenkominfo tengah menunggu hasil kajian dari Majlis Ulama Indonesia (MUI). Jika memang lebih banyak mudorat ketimbang manfaat, maka kemungkinan besar game ini akan diblokir di Indonesia. (bpc3)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan
Hukum Kriminal

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan

...

Read moreDetails
Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

Next Post

PT Artha Kreasi Utama Buka Lowongan Kerja

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.